Tantangan Berat jadi Alasan Pertumbuhan Ekonomi 2017 tak Capai Target

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 07 Feb 2018 10:42 WIB
pertumbuhan ekonomi
Tantangan Berat jadi Alasan Pertumbuhan Ekonomi 2017 tak Capai Target
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara. (FOTO: medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut tantangan ekonomi yang cukup berat menjadi alasan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu tak tercapai. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi dinilai masih cukup baik karena mengalami peningkatan jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi sejak 2014.

Pertumbuhan ekonomi 2017 tercatat hanya sebesar 5,07 persen atau tidak mencapai dari target yang ditetapkan. Padahal pemerintah maupun bank sentral menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun lalu mampu mencapai 5,1 persen.

"Kuartal by kuartal juga baik dari 5,01 persen, 5,05 persen, 5,19 persen, 5,07 persen. Itu semua kan naik yah, kalau kami melihatnya economi recovery-nya berlanjut, Walaupun tantangan di global tidak mudah," tutur Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Februari 2018.

Dirinya menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang dicapai oleh Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Dengan demikian, Mirza menganggap pertumbuhan yang mencapai target bukan pertumbuhan yang negatif.

"Jadi sebenarnya bukan problem ringan, jadi kalau sudah recovery menurut kami recovery sehat, karena negara lain tumbuh di bawah lima persen, negara emerging market banyak. Jadi yang jelas angka bukan pertumbuhan negatif tapi positif," jelas dia.

Lebih lanjut, BI meyakini pertumbuhan ekonomi pada 2018 sebesar 5,1 sampai 5,4 persen akan mampu dicapai. Namun hal ini perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

"Syaratnya, perlu dukungan Pemda, seperti upaya melakukan deregulasi baik di Pemda bersama Pemerintah Pusat. Sementara itu, recovery tidak hanya terjadi pada pertumbuhan ekonomi, tapi terhadap daya beli," pungkasnya.

 


(AHL)


Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki
Di Tengah Krisis

Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki

1 hour Ago

Pejabat Turki mengatakan Qatar telah menjanjikan investasi senilai USD15 miliar berupa investas…

BERITA LAINNYA