Presiden Imbau Seluruh Kementerian Fokus ke Investasi

   •    Rabu, 07 Dec 2016 12:50 WIB
ekonomi indonesiarealisasi investasi
Presiden Imbau Seluruh Kementerian Fokus ke Investasi
Presiden Joko Widodo imbau kementerian fokus di investasi. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kementerian yang berkaitan dengan investasi untuk memberikan perhatian khusus karena memegang peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Saya minta kepada seluruh Kementerian yang berkaitan dengan investasi betul-betul berikan perhatian yang khusus mengenai investasi ini," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (7/12/2016).

Presiden ingin realisasi investasi pada 2017 itu betul-betul memberikan peningkatan bagi arus modal masuk (capital inflow).




"Memberikan peningkatan arus modal dan arus uang masuk ke negara kita sehingga pertumbuhan ekonomi itu betul konkrit dan bisa kita lihat di 2017," jelas Presiden.

Jokowi meminta meminta seluruh kementerian memberi dukungan agar target investasi di 2017 Rp670 triliun dan pada 2018 sekitar Rp840 triliun ini bisa tercapai.

Presiden mencontohkan Kementerian ESDM, terutama terkait investasi-investasi besar, di antaranya yang berkaitan dengan minyak dan gas, listrik, terus didorong agar realisasi itu betul-betul secepatnya ada.

"Jangan yang diceritakan pada saya hanya PPA-PPA-PPA, target kita bukan PPA-nya, tapi realisasi ada banyak, sudah closing, ada uang masuk, realisasi di lapangan ada, kemudian tenaga kerja rekruitmen tenaga kerja berjalan itulah goal (tujuan) yang kita inginkan," tutur Jokowi.




Jokowi pun meminta invastasi itu harus betul-betul konkrit, sehingga target pertumbuhan ekonomi 5,1 persen bisa dilampaui.

"Saya yakin sekali bisa, tapi sekali lagi agar seluruh Kementerian, baik yang berkaitan dengan tadi, kementerian ESDM, kementerian pariwisata mengenai investasi bidang pariwisata, semuanya aktif," harapnya.

Presiden juga meminta investasi di bidang pertanian, investasi di bidang kerja sama antar-BUMN, investasi di bidang industri, investasi di bidang infrastruktur jalan tol, pelabuhan, airport atau bandara agar semua
menteri harus memperhatikan ini agar segera terrealisasi.


(AHL)