Rp117 Triliun Dana Asing Masuk Pasar Dalam Negeri

   •    Selasa, 11 Jul 2017 10:45 WIB
bank indonesiacapital inflow
Rp117 Triliun Dana Asing Masuk Pasar Dalam Negeri
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing terus bergerak masuk ke pasar finansial dalam negeri dan jumlahnya mencapai Rp117 triliun hingga 6 Juli 2017.

Meski begitu, BI mengakui terdapat tekanan dana keluar pada awal bulan ini karena normalisasi kebijakan Federal Reserve, Bank Sentral AS.

Gubernur BI Agus Martowardojo menyampaikan modal asing yang keluar pada awal Juli ini tercatat Rp11 triliun yang berasal dari pelepasan kepemilikan surat berharga negara (SBN) senilai Rp9 triliun dan dana dari pasar modal sebesar Rp2 triliun.

"Namun, secara umum net inflow (dana masuk bersih) kita sudah sebesar Rp117 triliun, bandingkan dengan 2016 yang sepanjang tahun lalu sebesar Rp126 triliun," ungkap Agus, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin 10 Juli 2017.

Dana keluar, Agus mengatakan, disebabkan investor global yang semakin meyakini suku bunga acuan The Fed akan naik satu kali lagi di sisa tahun dan melengkapi dua kali kenaikan yang sudah terjadi. Selain itu, pasar terus bersiap dengan rencana penurunan neraca The Fed, yang akan menambah tekanan ke pasar uang global.




"Di samping itu, indeks PMI (indeks manufaktur) AS juga membaik. Jadi dana asing yang keluar tersebut bukan karena sikap pemerintah yang menaikkan defisit anggaran," tutur mantan menteri keuangan tersebut.

Meskipun dana asing yang masuk masih deras, Agus melanjutkan, itu memang terdapat tekanan terhadap stabilitas kurs rupiah pada awal Juli 2017 ini.

Menurut Agus, tekanan kurs tersebut disebabkan indeks investasi di AS meningkat dan akhirnya membuat mata uang 'Negeri Paman Sam' tersebut semakin perkasa sehingga menekan beberapa mata uang lainnya.

"Mata uang negara-negara lain juga semuanya melemah. Jadi, sebenarnya hukan hanya mata uang Indonesia yang melemah," ujarnya.

Seperti diketahui, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan kurs rupiah melemah sejak 3 Juli 2017 atau pembukaan pasar pasca-libur Lebaran. Saat 3 Juli 2017, kurs rupiah ditutup Rp13,325 per USD. Demikian juga pada 10 Juli 2017 atau kemarin, kurs rupiah melemah hingga menembus Rp13.408 per USD. (Media Indonesia)


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

13 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA