Suku Bunga Turun tanpa Kegaduhan

   •    Selasa, 20 Jun 2017 10:17 WIB
bi raterepo
Suku Bunga Turun tanpa Kegaduhan
Wimboh Santoso. (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua terpilih Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso bertekad menurunkan suku bunga perbankan dengan tidak menimbulkan distorsi di pasar.

"Ya, kalau bunga perbankan 'spirit'-nya memang harus kami dorong dan upayakan supaya lebih murah, dengan cara yang baik, tidak menimbulkan distorsi di pasar," kata Komisaris Utama Bank Mandiri tersebut saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Hal tersebut menanggapi permintaan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution agar para pemimpin baru OJK mampu mengupayakan penurunan suku bunga kredit. Darmin menilai upaya menurunkan suku bunga tersebut tidak bisa dilakukan secara radikal.

"Dulu kami buat suku bunga dasar kredit (SBDK), dilihat satu per satu bank mana yang agak mahal di mana, di pos mana. Kemudian di panggil satu per satu. Upaya semacam itu yang diiingatkan untuk dihidupkan kembali," kata Darmin, Jumat 9 Juni.

Masalah penurunan suku bunga pernah juga disampaikan kalangan legislator. Anggota Komisi XI Amir Uskara mengatakan pimpinan terpilih OJK harus bisa membawa sektor keuangan di Indonesia lebih efisien.




"Pada gilirannya akan membawa suku bunga di Indonesia lebih rendah dan membuat pelaku usaha kita lebih bisa bersaing dengan mancanegara," ujar Amir.

Penurunan suku bunga tanpa distorsi itu menjadi penting mengingat banyak perbankan sudah berstatus sebagai perusahaan terbuka. Para investor kerap kali bereaksi negatif bila soal penurunan suku bunga dibahas sehingga rencana penurunan suku bunga tidak memunculkan kegaduhan berupa anjloknya harga saham perbankan di bursa saham.

Bersinergi

Selain masalah penurunan suku bunga, Wimboh Santoso akan menciptakan koordinasi dan sinergi dengan Bank Indonesia dan pemerintah.

"Koordinasi dan sinergi yang baik supaya sasaran pemerintah bisa tercapai. Bank-bank, industri keuangan, tetap sehat, pelayanan bagus, masyarakat dapat nilai tambah keberadaan sektor keuangan, dengan biaya lebih murah," ucap Wimboh.

Wimboh kemarin hadir di Kemenkeu bersama Dewan Komisioner OJK lainnya yang terpilih, di antaranya Heru Kristiyana, Tirta Segara, Nurhaida, Hoesen, Tirta Segara, dan Riswinandi. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pertemuan tersebut hanya silaturahim.

"Mereka itu setelah lulus fit and proper test, masing-masing minta ketemu menteri keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan saya. Kami tidak punya waktu. Ya sudah duduk saja sama-sama, 1,5 jam selesai," ujarnya seusai pertemuan.

Darmin mengaku tidak membahas susunan pimpinan OJK. Pembicaraan yang mereka lakukan ialah mengenai pokok-pokok tugas secara umum yang penting dilakukan OJK, antara lain persoalan pengawasan dan pengaturan.

"Itu urusan mereka. Kami hanya ngomong secara umum, pokok-pokok yang menurut kami penting mereka lakukan," tandasnya.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyampaikan pertemuan dengan pimpinan terpilih OJK lebih sebagai mitra kerja dan berkomunikasi tentang bagaimana nanti ke depan agar supaya hubungan kerja menjadi baik. (Media Indonesia)

 


(AHL)