Rupiah Tembus Rp14.100/USD, Pasar Tunggu Rencana Kenaikan Suku Bunga BI

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 16 May 2018 12:45 WIB
bank indonesiakurs rupiahsuku bunga
Rupiah Tembus Rp14.100/USD, Pasar Tunggu Rencana Kenaikan Suku Bunga BI
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).

Jakarta: Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menilai pasar tengah menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada bulan ini terkait arah kebijakan suku bunga. Apalagi bank sentral telah memberikan sinyal untuk menaikan suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate.

"BI pada minggu lalu menyatakan bahwa BI mempunyai ruang untuk menaikkan suku bunga acuan yang diharapkan dapat meredam volatilitas di pasar keuangan sehingga memberikan kepercayaan pada pelaku pasar," kata dia kepada Medcom.id di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Josua memperkirakan bilai tukar rupiah diperdagangkan melemah pada hari ini ke level Rp14 ribu sampai Rp14.100 per USD. Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS yang menyentuh level 3,07 persen, yang merupakan level tertinggi pada tahun ini.

"Kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS tersebut dipengaruhi oleh revisi ke atas data penjualan ritel AS pada Maret yang mengindikasikan bahwa perekonomian AS pada kuartal I-2018 bisa lebih tinggi dari estimasi awal. Selain itu, kepemilkan pemerintah AS pada surat utang pemerintah AS juga turut mendorong kenaikan yield USD," jelas dia.

Dirinya menambahkan, pergerakan rupiah juga turut dipengaruhi oleh defisit neraca perdagangan April yang mencapai USD1,63 miliar. Akibat defisit tersebut, selanjutnya berpotensi mendorong pelebaran defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2018.

Sementara itu, Josua menilai aksi terorisme yang terjadi dalam beberapa hari ini diperkirakan berdampak marginal pada pelemahan nilai tukar rupiah serta koreksi kinerja pasar saham dan pasar obligasi domestik. Melihat pengalaman pada aksi terorisme sebelumnya, dampak aksi teror akan mereda dengan cepat.

"Kinerja pasar keuangan domestik diperkirakan akan berangsur pulih kurang dari satu sampai dua bulan pasca kejadian terorisme mengingat pemerintah dan Polri pun akan berupaya untuk meningkatkan keamanan di pusat-pusat kegiatan ekonomi," pungkasnya.

 


(AHL)


Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

14 hours Ago

Pailitnya Sariwangi menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan. Padahal, Sariwangi telah …

BERITA LAINNYA