Tahun Depan, Jokowi Tambah Dana Keistimewaan Yogyakarta jadi Rp1 Triliun

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Oct 2017 19:14 WIB
rapbn 2018
Tahun Depan, Jokowi Tambah Dana Keistimewaan Yogyakarta jadi Rp1 Triliun
Illustrasi. ANT/Hendra Nurdiyansyah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Presiden Joko Widodo menaikkan alokasi dana keistimewaan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  menjadi Rp1 triliun mulai tahun depan.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan bahwa hal tersebut diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

"Dana keistimewaan naik cukup signifikan dari Rp800 miliar menjadi Rp1 triliun," kata Boediarso di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 9 Oktober 2017.

Boediarso menjelaskan, kenaikan dana keistimewaan dimaksudkan untuk mendukung peningkatan kualitas dan menjalankan ketepatan pengunaan dana keistimewaan sesuai dengan program prioritas, monitoring dan evaluasi dalam rangka mendukung akuntabilitas penyelenggaraan urusan keistimewaan sesuai amanat UU.

"Memang dalam rangka akselerasi dari pelaksanaan kewenangan yang diamanatkan dari UU mengenai keistimewaan DIY. Dalam mendukung percepatan itulah kita tingkatkan anggarannya," jelas dia.

Pengalokasi dana sesuai kewenangan dalam lima urusan keistimewaan yang diatur dalam UU Keistimewaan yakni kelembagaan pemda DIY, kebudayaan, pertanahan, tata ruang, dan tata cara pengisian jabatan, kedudukan, tugas dan wewenang gubernur dan wakilnya. Adapun alokasinya dari tahun ke tahun setelah lahirnya UU tersebut pada 2012 mengalami peningkatan.

Pada tahun pertama (2013) dana keistimewaan sebesar Rp231 miliar. Tahun 2014 sebesar Rp523,8 miliar. Selanjutnya tahun 2015 dapat Rp547,5 miliar. Tahun 2016, dana keistimewaan yang dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp574 miliar. Sedangkan pada tahun 2017 meningkat menjadi Rp800 miliar.



(SAW)