Bappenas: Ada 2 Kunci Agar Ekonomi Jatim Tumbuh Tinggi

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 14 Apr 2017 09:23 WIB
bappenas
Bappenas: Ada 2 Kunci Agar Ekonomi Jatim Tumbuh Tinggi
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan ada dua langkah utama jika Jawa Timur (Jatim) ingin menaikkan pertumbuhan ekonominya.

"Ada dua langkah apabila Jatim ingin pertumbuhan ekonomi tinggi supaya dapat menyejahterakan masyarakat, mengurangi kemiskinan dengan cepat, mengurangi pengangguran lebih besar, mau tidak mau investasi harus didorong," ungkap Kepala Bappenas/Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, seperti dikutip dalam siaran persnya, Jumat 14 April 2017.

Bambang pun memaparkan langkah-langkah yang perlu ditempuh. Pertama, Pemerintah Daerah harus memastikan ada porsi yang cukup untuk investasi pemerintah. Meskipun jumlahnya tidak terlalu besar, investasi pemerintah tetap penting.

Menurut dia, karena investasi pemerintah itu sudah pasti ditujukan untuk hal-hal yang mendukung kehidupan masyarakat banyak, baik untuk mendukung pelayanan dasar maupun untuk penyediaan infrastruktur dasar.

"Jadi, investasi pemerintah itu bukan nilainya yang penting, tetapi tujuan dan kualitas dari investasi itu sendiri," ungkap Menteri Bambang.

Sesuai tema RKP 2018, yaitu "Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan", Pemerintah Daerah didorong untuk memacu pertumbuhan tidak hanya dengan APBN/D.

"Saya selalu katakan, RKP 2018 ini adalah RKP yang lebih dari sekadar APBN. Karena kalau kita hanya bahas APBN, menurut kami peran Bapak/Ibu menjadi terlalu kecil. Peran Bapak/Ibu akan menjadi besar kalau kita bertemu untuk membahas perekonomian nasional, perekonomian daerah, secara menyeluruh, dengan memperhatikan peranan sektor di luar pemerintah, dalam hal ini sektor swasta," jelas dia.

Kedua, untuk benar-benar mendorong pertumbuhan, Pemerintah Daerah harus mendorong investasi yang berasal dari non Pemerintah, yaitu investasi swasta. Untuk dapat menarik para investor, Pemerintah Daerah harus dapat menciptakan iklim investasi yang baik di seluruh wilayah Jawa Timur.

"Investor swasta akan sangat memilih dimana menginvestasi uangnya, sehingga mereka akan ‘rewel’ atau banyak bertanya apabila di daerah Bapak/Ibu sekalian terlalu banyak aturan yang menghambat terjadinya investasi. Jangan sampai hal-hal ini malah menjadi penghalang bagi investor untuk masuk ke daerah Bapak/Ibu. Untuk itu semangat deregulasi yang ditingkatkan Pemerintah Pusat, juga bisa didorong oleh Pemerintah Daerah," paparnya.

Adapun salah satu terobosan yang dilakukan Kementerian PPN/Bappenas untuk mengatasi keterbatasan kapasitas fiskal nasional adalah dengan mengembangkan mekanisme pembiayaan non konvensional, seperti skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) yang melengkapi skema pembiayaan infrastruktur yang telah ada, yaitu skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

"Skema-skema alternatif tersebut perlu didorong dan didukung semua pihak guna memacu percepatan penyediaan infrastruktur di Indonesia," pungkasnya.


(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA