Rupiah Menguat, BI Apresiasi ke Pemerintah

Nur Aivanni    •    Jumat, 07 Sep 2018 19:11 WIB
bank indonesiarupiah menguat
Rupiah Menguat, BI Apresiasi ke Pemerintah
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan baik pemerintah maupun para pengusaha yang telah mendukung stabilitas nilai tukar rupiah yang menguat hari ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang konkret untuk menurunkan defisit transaksi berjalan.

"Karena memang sejumlah langkah telah dan terus akan dilakukan, seperti B20 kan sudah diimplementasikan, Menteri Keuangan juga sudah mengumumkan PPh impor," kata Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 7 September 2018.

Melalui langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah baik yang telah dan akan terus dilakukan, Perry meyakini defisit transaksi berjalan pun akan turun secara signifikan. "Karena itu juga akan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah ke depannya," tambahnya.

Selain kepada pemerintah, Perry juga memberikan apresiasi kepada para pengusaha yang mempunyai devisa atau valas untuk menjual valasnya.

"Sehingga dua hari ini supply demand terus berlangsung dan itu juga bagian penting mengenai pergerakan nilai tukar yang stabil dan hari ini menguat," katanya.

Selain itu, ia pun menegaskan bahwa BI juga terus berkomitmen untuk memfokuskan kebijakan-kebijakannya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. BI, sambungnya, akan terus memantau pasar, berkoordinasi dengan pemerintah dan pengusaha baik di pusat maupun daerah untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah.

 


(AHL)