Laju Inflasi Terkendali, Masih Ada Peluang Melonggarkan Kebijakan Moneter

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 04 Aug 2017 16:33 WIB
bank indonesia
Laju Inflasi Terkendali, Masih Ada Peluang Melonggarkan Kebijakan Moneter
Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) membuka peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter. Hal ini dilakukan karena kondisi ekonomi Indonesia yang terjaga dengan baik salah satunya dengan laju inflasi yang terkendali.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir inflasi dapat dikendalikan dengan baik. Bahkan pada periode Ramadan dan Lebaran yang biasanya menekan inflasi, ternyata dapat diantisipasi sehingga inflasi terjaga.

"BI melihat kondisi inflasi terjaga dan kami akan betul-betul mengamati. Kalau situasi terus menunjukkan kondisi terjaga, maka tidak tertutup kemungkinan bagi BI akan easing," kata Agus di Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 4 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan upaya pemerintah menjaga inflasi dibuktikan dengan meredanya tekanan akibat penyesuaian tarif listrik. Pada Juli 2017, inflasi tercatat sebesar 0,22 persen atau yang terendah dibandingkan inflasi periode pasca-Lebaran.

Baca: BI Buka Peluang Pelonggaran Kebijakan Moneter

"Beberapa sumber inflasi misal harga-harga yang dikenadalikan pemerintah mungkin ada suatu penyesuaian, tapi sudah tidak membuat tekanan inflasi. Sumber-sumber inflasi terjaga, angkutan udara, angkutan antarkota bahkan deflasi," jelas dia.

Meski begitu, bank sentral belum bisa memastikan pelonggaran kebijakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab keputusan untuk arah kebijakan BI akan diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan pada 21-22 Agustus.

"Kalau situasi terus menunjukkan kondisi terjaga tidak menutup kemungkinan BI akan easing untuk bisa merespons dan membantu ekonomu kita supaya pertumbuhan ekonomi terjaga, investasi terjaga. Namun ini semua tergantung data saat Rapat Dewan Gubernur," pungkasnya.

 


(AHL)