Kemenkeu Tunjuk Investree untuk Jual SBN Online

   •    Jumat, 15 Sep 2017 08:25 WIB
surat berharga negara
Kemenkeu Tunjuk Investree untuk Jual SBN <i>Online</i>
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Ismar Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjuk PT Investree Radhika Jaya (Investree) sebagai satu-satunya financial technology (fintech) peer-to-peer lending yang menjadi peserta proyek percontohan pengembangan sistem penjualan surat berharga negara (SBN) untuk investor ritel secara online.

Proyek percontohan (pilot project) yang akan diimplementasikan pada tahun depan ini nantinya untuk mendukung keuangan inklusif, memperluas basis investor ritel domestik, serta mempermudah akses investasi ritel untuk masyarakat di Indonesia.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi menyampaikan pengembangan sistem penjualan secara online itu merupakan terobosan pemerintah dengan memanfaatkan jaringan internet dalam proses penjualan SBN ritel. Hal itu sekaligus memberikan alternatif atas mekanisme penerbitan SBN ritel yang ada saat ini.

Nantinya, lanjut dia, para peminjam (borrower) dan pemberi pinjaman (lender) dalam platform Investree akan mendapatkan akses untuk membeli SBN melalui Investree. Karena itu, Investree amat antusias dipercaya dalam proyek yang berpotensi mengembangkan investasi ritel di Indonesia.

"Dengan terdaftar dan diawasinya Investree oleh Otoritas Jasa Keuangan per 31 Mei 2017, masyarakat tidak perlu khawatir atas keamanan menggunakan platform Investree karena sudah memenuhi standar pemerintah dari segi sistem elektronik, mitigasi risiko, kelayakan SDM, dan infrastruktur operasional lainnya untuk menjalankan bisnis," jelas Adrian.

Penunjukan peserta pilot project tersebut dilakukan bersamaan dengan kick-off meeting di Auditorium Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Jakarta.

Selain Investree, sembilan institusi yang ditunjuk dalam pilot project ialah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, serta PT Bareksa Portal Investasi. (Media Indonesia)

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA