Resep Menkeu Keluarkan Indonesia dari Middle Income Trap

Desi Angriani    •    Kamis, 06 Dec 2018 13:39 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Resep Menkeu Keluarkan Indonesia dari <i>Middle Income Trap</i>
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Nusa Dua: Indonesia tercatat masih berada dalam kategori negara dengan berpendapatan menengah atau middle income trap. Kondisi ini mengartikan bahwa Indonesia belum mampu meningkatkan perekonomiannya menuju high income countries.

Terkait persoalan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan empat resep bagi Indonesia agar mencapai pendapatan per kapita di atas USD12.476. Pertama melalui peningkatan sumber daya manusia atau human capital.

Peningkatan jumlah angkatan kerja berpendidikan dan mahir teknologi informasi merupakan aset potensial untuk memacu peningkatan produktivitas. Apalagi populasi angkatan kerja diperkirakan bertambah menjadi 189 juta pada 2020.

"Kuncinya itu pertama manusianya yang produktif makanya Presiden fokus ke SDM dan kemampuan. Enggak hanya anggaran tapi programnya," ucap Ani, sapaannya, dalam acara press tour di Novotel, Nusa Dua, Kamis, 6 Desember 2018.

Cara kedua, melalui pembangunan infrastruktur yang efektif, efesien, dan tepat, khususnya dalam mengakomodasi urbanisasi. Ani meyakini infrastruktur yang memadai memacu konsumsi serta peningkatan investasi dan produktivitas.

Resep ketiga ialah memperbaiki kualitas birokrasi yang antikorupsi dan penuh kompetensi, baik di institusi publik maupun swasta. Hal ini terbukti dari birokrasi negara dengan berpendapatan tinggi yang begitu bersih seperti Singapura, Jepang, Taiwan, Israel, dan beberapa negara di Eropa Timur.

"Mengukurnya sulit karena tidak bisa langsung, itu adalah langkah yang harus diperhatikan. Harus dibayar cukup sehingga jadi bersih," imbuh dia.

Cara keempat keluar dari kelompok negara berpendapatan menengah ialah terbuka terhadap globalisasi. Artinya kebijakan yang dibuat harus mampu membuat Indonesia menjadi terbuka dengan negara lain serta memiliki daya saing internasional.

"Negara yang mampu melewati middle income trap itu terbuka terhadap globalisasi dan makin kompetitif dan mereka akhirnya mampu melakukan disiplin," pungkasnya.

 


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA