Komisi XI Minta Pemerintah Rumuskan Kebijakan Harga Sembako

Anindya Legia Putri    •    Sabtu, 28 May 2016 16:47 WIB
dpr ads
Komisi XI Minta Pemerintah Rumuskan Kebijakan Harga Sembako
Harga sembako jelang Ramadan dan Lebaran mulai merangkak naik (Foto:Antara/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seperti sudah lazim terjadi, setiap kali menjelang Ramadan dan Lebaran, harga bahan pangan dan sayuran di pasar mengalami lonjakan harga. Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mencatat kenaikan pada periode Mei-Juni 2016, rata-rata sebesar 47,45 persen.

Daging sapi naik sampai 72 persen, ayam ras naik 67 persen, dan beras naik 50 persen. Terkait hal tersebut, Heri mengimbau pemerintah agar memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan harga sembako.

"Kenaikan itu pasti akan menekan kemampuan keuangan rumah tangga hingga 50 persen. Ini tentu akan terasa ketika kemampuan daya beli makin lemah akibat lesunya perekonomian nasional. Dan pada gilirannya, kenaikan itu pasti akan berdampak pada inflasi. Tercatat, inflasi 2016 sebesar 0,62 persen. Kenaikan disumbang paling besar oleh naiknya indeks kelompok bahan makanan sebesar 0,69 persen. Kenaikan barang pokok dan penting harus diwaspadai," ujar Heri dalam keterangan tertulisnya.

Pemerintah, kata Heri, perlu merumuskan arah kebijakan yang baik dalam menjaga administered price (harga yang diatur pemerintah) barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting).

Heri juga berharap agar ada koordinasi kementerian dengan lembaga terkait guna menangani hal semacam ini.

"Pengalaman yang lalu tak perlu terulang. Ketika kementerian dan lembaga lainnya saling tumpang tindih mengambil kebijakan, tidak saling dukung, dan saling lempar tanggung jawab. Jangan sampai pemerintah lalai dan tidak hadir untuk rakyatnya," ujar politikus dari dapil Jabar IV ini.

Heri pun kembali mengingatkan Pemerintah atas amanat UU No7/2014 tentang Perdagangan, Pasal 25 ayat (3) yang menyatakan, Pemerintah wajib menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok dan penting.


(ROS)