Mengenal Pajak Pusat dan Pajak Daerah

Angga Bratadharma    •    Selasa, 20 Mar 2018 12:55 WIB
pajakperpajakanekonomi indonesia
Mengenal Pajak Pusat dan Pajak Daerah
Pejalan kaki melintasi papan sosialisasi pembayaran pajak secara online (MI/ARYA MANGGALA)

Jakarta: Pajak bukan sekadar kewajiban tetapi hak warga negara untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional. Tahukah bahwa pajak pusat berbeda dengan pajak daerah. Masyarakat perlu mengetahui perbedaan tersebut dengan harapan pemahaman itu bisa memberi efek terhadap penerimaan pajak di masa mendatang.

Baca: Harga Emas Berbalik Menguat

Mengutip cuitan twitter Kemenkeu, Selasa, 20 Maret 2018, disebutkan pajak pusat dikelola oleh pemerintah pusat dengan pengadministrasiannya dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Ditjen Pajak.

Baca: EIA: Amerika Serikat jadi Pengekspor LNG Terbesar

Adapun pajak pusat meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), bea materai, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkebunan, perhutanan, dan pertambangan.


Sumber: Ditjen Pajak Kemenkeu

Sedangkan pajak daerah yang dikelola pemerintah daerah tingkat provinsi di antaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, dan pajak rokok.

Baca: Mengukur Pengelolaan Utang Negara

Pajak daerah yang dikelola pemerintah kota/kabupaten di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pedesaan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak Atas Tanah & Bangunan (BPHTB), pajak restoran, pajak reklame (iklan), pajak parkir, pajak hiburan, pajak hotel, dan sebagainya.

 


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA