Menkeu Anggap Facebook sebagai Objek Pajak di Indonesia

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 20 Jun 2017 07:45 WIB
pajak
Menkeu Anggap Facebook sebagai Objek Pajak di Indonesia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan menjadikan Facebook Asia Pacific dan ASEAN sebagai objek pajak. Hal ini menyusul adanya keinginan Facebook yang berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Ani, biasa ia disapa mengatakan, perusahaan berbasis teknologi ini rencananya akan beroperasi dan mendapatkan pendapatan dari usaha yang dijalankan di Indonesia. Tentu hal itu perlu menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Indonesia untuk mengenakan pajak sejalan dengan peraturan yang berlaku.

"Pada prinsipnya mereka ada operasi di sini yang menghasilkan penerimaan maka dia menjadi objek pajak," tegas Ani, dalam acara buka puasa bersama dengan media, di Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Senin malam 19 Juni 2017.

Menurut Ani hal itu sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mengharuskan perusahaan berbasis teknologi menjadi subjek pajak yang ada di Indonesia karena memiliki aktivitas di Tanah Air sehingga harus menjadi Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menkeu bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Awan Nurmawan Nuh menambahkan, siapapun yang memiliki penghasilan di Indonesia maka yang bersangkutan harus membayar pajak baik wajib pajak dalam negeri maupun luar negeri.

Awan menyatakan pemerintah akan terus melakukan penelitian dan pengawasan pada sumber-sumber penghasilan yang didapat oleh Facebook Cs. "Untuk perusahaan berbasis IT kita harus bisa membuktikan bahwa merek punya kehadiran secara fisik. Artinya aktif doing business-nya di Indonesia," pungkas Awan.

 


(ABD)