Kini, Lelang Lebih Mudah Diakses via Online

M Studio    •    Rabu, 14 Nov 2018 18:20 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
Kini, Lelang Lebih Mudah Diakses via Online
Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Lukman Effendi

Jakarta: Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempermudah lelang melalui domain Portal Lelang Indonesia yakni lelang.go.id. Melalui portal lelang ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengikuti proses lelang, serta membuat lelang lebih informatif dan mudah diakses.

Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Lukman Effendi mengatakan, lelang.go.id akan menjadi corporate identity untuk membangun kesadaran masyarakat akan fungsi lelang, menjaring pembeli potensial, mengangkat citra lelang yang aman, unggul dan terpercaya, serta mengubah persepsi negatif terkait lelang.

"Bagaimana lelang.go.id ini bisa menyediakan kemudahan yang kita berikan, baik bagi yang mengajukan lelang maupun pembeli dari lelangnya," kata Lukman, ditemui di Gedung Kemenkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018.

Saat ini lelang.go.id baru menyediakan layanan secara online melalui website. Mulai besok, DJKN Kemenkeu akan mengembangkan layanan tersebut agar terintegrasi satu portal layanan terpadu yang kompatibel dengan semua gawai (gadget).

"Melalui lelang.go.id diharapkan sebagai one stop service layanan lelang, dengan tujuan mendorong lelang semakin dinamis, mengikuti pertumbuhan dan perkembangan teknologi e-commerce yang menjadi salah satu penggerak ekonomi baru ke depan," ucapnya.

Peresmian domain ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kekayaan Negara dalam rangka memperingati HUT DJKN ke-12. Selain launching lelang.go.id, DJKN juga akan melakukan lelang barang gratifikasi yang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III yang merupakan kantor vertikal DJKN.

Penawaran melalui internet dilakukan secara tertutup (close bidding) dan terbuka (open bidding) melalui gawai peserta atau penawaran lisan dengan kehadiran. Objek lelang berupa barang gratifikasi digunakan sebagai implementasi lelang dengan fitur terbaru, karena objek lelang ini telah memiliki pasar tersendiri.


(ROS)