31 WP Raih Penghargaan dari Ditjen Pajak

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 13 Mar 2018 11:24 WIB
pajakekonomi indonesiaspt pajak
31 WP Raih Penghargaan dari Ditjen Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Jakarta: Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar‎ memberikan penghargaan kepada 31 Wajib Pajak (WP) terdiri dari lima WP KPP Wajib Pajak Besar Dua, enam WP dari masing-masing KPP Wajib Pajak Besar Satu, dan KPP Wajib Pajak Besar Tiga, dan 14 WP dari KPP Wajib Pajak Besar Empat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemberian penghargaan merupakan kontribusi WP dalam pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di 2017. Selain kontribusi besar, penghargaan juga diberikan dengan pertimbangan bahwa para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan.

"Betul-betul rasa terima kasih selamat dan penghargaan kepada seluruh WP yang pada hari ini diundang hadir untuk dapat penghargaan dari Ditjen Pajak terkait kewajiban pajak di 2017," ungkap Ani, sapaan akrabnya, di Kanwil DJP WP Besar Sudirman, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Sepanjang 2017, besarnya realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp361,84 triliun. Pada tahun ini, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah sebesar Rp432,37 triliun yang berarti tumbuh 19,54 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu.



Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di 2018 akan mendukung 30,33 persen dari target nasional sebesar Rp1.424 triliun. Kontribusi WP sangat signifikan bagi penerimaan negara. Itu merupakan Kanwil yang punya kontribusi besar dalam penerimaan pajak.

"Kalau yang buat saya lega adalah kalau seluruh kantor KPP optimistis. Kanwil ini ada 32 persen dari Rp1.420 triliun. Kalau dari WP ini dan KPP semangat, saya jadi ikut semangat," jelas Ani.

Kanwil DJP Wajib Pajak Besar berencana untuk meningkatkan kerja sama dengan pihak ketiga terutama untuk pertukaran data. Integrasi data perpajakan yang sudah dimulai dengan wajib pajak BUMN juga akan menjadi agenda prioritas untuk meningkatkan kepatuhan sukarela bagi WP.

Bagi WP, dia mengaku, dengan danya integrasi data ini akan memudahkan dalam pelaporan SPT, menurunkan compliance cost, dan memberikan ketenangan WP dalam menjalankan usaha. Sedangkan bagi DJP adalah mempermudah pengawasan, memperoleh data dan untuk penggalian potensi WP lain, serta meningkatkan pencapaian penerimaan.



"Kanwil DJP WP Besar juga akan tetap mengadakan ‎pertemuan secara rutin dengan para WP yang diadakan sektoral, untuk berdiskusi mengenai permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan dan membantu WP untuk melaksanakan hak dan kewajiban dengan baik," sebut Ani yang sempat berkarir di World Bank.

Adapun 31 nama WP yang menerima penghargaan dari Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, ‎terdiri dari PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT‎ Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Astra Daihatsu Motor, ‎Arifin Panigoro, ‎Anthoni Salim, PT ‎Bio Farma (Persero), PT‎ Bukit Asam Tbk, ‎PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian, ada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT ‎Bank Central Asia Tbk, PT ‎Chandra Asri Petrochemical Tbk, Chairul Tanjung, E‎rick Thohir, ‎Edwin Soeryadjaya, PT‎ Honda Prospect Motor, ‎James Tiahaja Riady, PT Kaltim Prima Coal,‎ PT Kideco Jaya Agung,‎ PT Pertamina (Persero), dan ‎PT Pupuk Indonesia (Persero).

Lalu, ada PT PLN (Persero), ‎PT Pama Persada Nusantara, ‎PT Pegadaian (Persero), Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja,‎ Sofjan Wanandi,‎ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel),‎ PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, P‎T Unilever Indonesia Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

 


(ABD)