Pesta Demokrasi Diperkirakan Dorong Konsumsi Masyarakat di 2018-2019

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 10 Jan 2018 09:53 WIB
pertumbuhan ekonomipilegekonomi indonesiapilkada serentakpilpres 2019rapbn 2018
Pesta Demokrasi Diperkirakan Dorong Konsumsi Masyarakat di 2018-2019
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Jakarta: Kegiatan politik yang terjadi pada dua tahun berturut-turut yakni di 2018 dan 2019 diperkirakan akan membantu peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, pemerintah terus berupaya mengendalikan sejumlah risiko agar tidak memberi efek negatif bagi perekonomian.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan setidaknya ada tiga jenis pesta demokrasi yakni Pilkada 2018, dan terutama Pileg, serta Pilpres 2019 akan sangat berkontribusi pada pertumbuhan konsumsi.

"Kalau pilkadanya saja sumbangannya tidak terlalu besar. Besar kalau ada pileg dan pilpres, karena kandidatnya banyak tak hanya Presidan tapi seluruh anggota DPR, DPRD dan DPD," kata Bambang, di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Januari 2018.

Mantan menteri keuangan ini menambahkan ketika momen pileg atau pilpres sebelumnya konsumsi tumah tangga bisa tumbuh 15-20 persen. Namun apabila pilkada hanya 5-10 persen. Kesemuanya diharapkan berjalan dengan baik dan signifikan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pileg dan pilpres di tahun depan yang digelar di waktu yang sama yakni April dampaknya mulai akan terasa sejak di kuartal VI-2018 ini, karena persiapan yang akan dilakukan tentu telah dimulai mendekati akhir 2018.


(ABD)