Tax Amnesty Bawa Penerimaan Negara Capai Rp1.081,2 Triliun

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 12 Oct 2016 19:37 WIB
tax amnesty
<i>Tax Amnesty</i> Bawa Penerimaan Negara Capai Rp1.081,2 Triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: MI/Mohamad Irfan).

Metrovnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan mencatat realisasi pendapatan negara hingga 30 September 2016 mencapai Rp1081,2 triliun atau 60,5 persen dari target dalam APBN-P 2016 sebesar Rp1.786 triliun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI.

Jika dirinci, penerimaan perpajakan mencapai Rp896,1 triliun atau 58,2 persen dari target Rp1.539,2 triliun yang belum dikoreksi dengan adanya potensi shortfall Rp219 triliun.

"Kalau dibandingkan tahun lalu 53,8 persen agak lebih baik sedikit," ujar Ani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Dirinya mengatakan, capaian tersebut sudah memasukkan hasil uang yang masuk dari kebijakan tax amnesty di periode pertama sebesar Rp97,2 triliun. Yang mana capaian pajak penghasilan (PPh) non migas meningkat dari Rp357,8 triliun menjadi Rp476,5 triliun.

"Itu suatu peningkatan yang cukup besar terutama berasal dari tax amnesty," tutur dia.

Sementara untuk pendapatan cukai sebesar Rp78,6 triliun atau secara nominal lebih rendah Rp10 triliun dibanding tahun lalu, begitu juga secara presentase sebesar 53 persen juga di bawah tahun lalu yang sebesar 61 persen.

Sedangkan untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) realisasinya mencapai Rp183,8 triliun atau 75 persen dari target Rp245 triliun.

"Pendapatan negara realisasinya mungkin karena pelaksanaan tax amnesty pada September. Namun keseluruhan penerimaan perpajakan kita sebetulnya masih perlu kita jaga dan ditingkatkan," jelas dia.


(SAW)