Menkeu Berhati-hati Jalankan Anggaran di Tahun Politik

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 11 Jul 2018 19:41 WIB
rapbn 2019
Menkeu Berhati-hati Jalankan Anggaran di Tahun Politik
Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, dirinya akan berhati-hati dalam menjalankan anggaran negara di tahun politik 2019. Hal itu sejalan dengan lampu hijau yang diberikan Badan Anggaran (Banggar) DPR kepada pemerintah dalam membentuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja ‎Negara (RAPBN) 2019. ‎

"Karena situasi ekonomi sedang cukup dinamis, sementara kami mendesain sesuatu yang baru terjadi nanti enam bulan ke depan. Kami harus terus menerus menjaga kehati-hatian dan kewaspadaan," ucap Sri Mulyani, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018.

Asumsi dasar makroekonomi 2019 yang telah diketok, terdiri dari ‎perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen hingga 5,6 persen, tingkat inflasi diperkirakan 2,5 persen hingga 4,5 persen, tingkat suku bunga SPN 3 bulan diperkirakan 4,6 persen hingga 5,2 persen.

Kemudian, nilai tukar di kisaran Rp13.700 per USD hingga Rp14.000 per USD. ‎Harga minyak mentah USD60 hingga USD70 per barel, lifting minyak 722 ribu-805 ribu barel per hari, dan lifting gas 1,21 juta-1,30 juta barel setara minyak.

"Semua itu ‎akan kita jadikan patokan untuk menyusun APBN yang angkanya tidak dalam range," ucap perempuan yang biasa dipanggil Ani‎.

Selain asumsi makro ekonomi, Ani menyebutkan, defisit anggaran di tahun politik diproyeksikan di bawah dua persen dari PDB. Untuk itu, pemerintah berupaya sekuat mungkin agar hal itu terjadi dengan baik.‎

 


(SAW)


Polda Perketat Pintu Masuk Bali

Polda Perketat Pintu Masuk Bali

19 minutes Ago

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan lainnya seperti aksi demo saat IMF-WB berlangsung, polis…

BERITA LAINNYA