Menkeu Beberkan Alasan Pertumbuhan Ekonomi 2019 Sebesar 5,3%

Husen Miftahudin    •    Senin, 10 Sep 2018 15:18 WIB
ekonomi indonesia
Menkeu Beberkan Alasan Pertumbuhan Ekonomi 2019 Sebesar 5,3%
Menkeu Sri Mulyani. Medcom/Eko.

Jakarta: Pemerintah telah menetapkan pertumbuhan ekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 sebesar 5,3 persen. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan alasan pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi di tahun depan itu kepada Komisi XI DPR RI.

Menurutnya, perkembangan ekonomi global yang dipicu kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) jadi pertimbangan pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,3 persen.

"AS melakukan normalisasi kebijakan moneter. Implikasi kebijakan moneter AS itu berdampak secara global karena USD merupakan mata uang seluruh dunia, USD merupakan basket currency dunia," ujar Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 10 September 2018.

Sejak 2017 hingga 2018, Bank Sentral AS juga menaikkan tingkat suku bunga. Beberapa kuartal terakhir, The Federal Reserve menaikkan suku bunga hingga 175 basis poin. Di sisi lain, kebijakan perdagangan AS juga berdampak pada perekonomian dunia. Perang dagang antara AS dan Tiongkok diprediksi membuat perekonomian negara-negara berkembang kian menukik.

Pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN diprediksi tumbuh 5,3 persen pada tahun ini lantaran tatangan eksternal yang semakin meningkat. Sementara, ekonomi AS tumbuh paling kuat dengan outlook 2018 sebesar 2,9 persen.

"Pertumbuhan ekonomi global di 2018 masih 3,9 persen. Zona Eropa diperkirakan akan sedikit menurun jadi 2,2 persen, terutama Jerman dari 2,5 persen ke 2,2 persen. Kemudian Prancis di bawah 2 persen dan Italia tumbuh lebih rendah," pungkas Sri Mulyani.


(SAW)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA