Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi di Sulbar Bisa Mengurangi Ketimpangan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 02 Aug 2017 16:44 WIB
pertumbuhan ekonomi
Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi di Sulbar Bisa Mengurangi Ketimpangan
Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla. Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menilai pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat cukup tinggi, yakni 7,38 persen. Karena itu, ia meminta pertumbuhan ekonomi ini dapat dijaga agar bisa mengurangi ketimpangan di Sulbar.

"Momentum pertumbuhan ekonomi kuartal satu ini harus dipertahankan sehingga mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, mengurangi ketimpangan (mengurangi) serta angka kemiskinan di Sulbar yang saat ini masih berada pada posisi sebesar 11,19 persen," kata Jokowi dalam rapat terbatas mengenai proyek strategis nasional di Sulawesi Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

Menurut dia, Sulbar sebagai salah satu provinsi termuda di Indonesia, memiliki potensi yang besar, baik di sektor pertanian, kehutanan dan pertambangan. Data yang ia miliki sektor pertanian menjadi pendorong utama petumbuhan ekonomi di Sulbar di 2016 dan kuartal I-2017.

Pada kuartal satu ini, pertumbuhan ekonomi di Sulbar tercatat mencapai 7,38 persen. Angka itu melebihi pertumbuhan ekonomi nasional, yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 5,01 persen.

"Kontribusi sektor pertanian meningkat menjadi 3,24 persen. Dan, pergerakan di sektor pertanian ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulbar dan triwulan satu 2017, pertumbuhan ekonomi mencapai 7,38 persen," kata dia.


(MBM)