Hari Pajak 14 Juli

Menkeu: Pajak itu Perjuangan

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 11 Jul 2018 12:37 WIB
pajakditjen pajak
Menkeu: Pajak itu Perjuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Dirjen Pajak Robert Pakpahan. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menuturkan konsep pajak yang diusung Indonesia layaknya berjuang. Oleh karena itu setiap warga negara harus menjalankan kewajiban membayar pajaknya.

"Disampaikan oleh Pak Robert (Dirjen Pajak), lahirnya kata pajak adalah suatu perjuangan dan 14 Juli dipilih sebagai hari pajak. Saya gembira Ditjen Pajak menyusuri, meneliti, dan mempelajari sejarah," ucap Sri Mulyani di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018.

Wanita yang kerap disapa Ani ini memandang, banyak generasi milenial yang saat ini hanya menuntut hak-hak dalam hidup. ‎Padahal harus ada kewajiban yang dilakukan.

"Generasi milenial barang kali mereka hanya menuntut hak, mereka bilang saya berhak mendapatkan dari negara seperti keamanan, air bersih, kesehatan, hingga pelayanan," jelas Ani.

Ani mengatakan, untuk menjalankan sebuah negara, dibutuhkan sumber dana yang besar. Untuk itu, pemungutan pajak bisa membantu perjalanan negara selama ini.

"Mereka mendesain pajak sebelum republik ini lahir. Setelah merdeka digunakan untuk menjaga kedaulatan dan memperjuangkan cita-cita kemerdekaan, karena itu pajak diperlukan di negeri ini," tutur dia.

Menurut dia, kedaulatan negara bisa berjalan baik ‎jika fungsi perpajakannya juga berjalan baik. Pajak itu juga merupakan tulang punggung negara.

"Jika sebuah negara bergerak dengan cepat, maka penopangnya itu pajak. Kalau penopangnya tidak kuat, itu salah satu bentuk yang menghambat," pungkas dia.

 


(AHL)


Polda Perketat Pintu Masuk Bali

Polda Perketat Pintu Masuk Bali

19 minutes Ago

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan lainnya seperti aksi demo saat IMF-WB berlangsung, polis…

BERITA LAINNYA