Pemerintah Kaji Kebijakan Devisa Hasil Ekspor

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 01 Aug 2018 06:02 WIB
ekonomi indonesiadevisa hasil eksporkssk
Pemerintah Kaji Kebijakan Devisa Hasil Ekspor
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) agar dapat menarik devisa tersebut ke dalam negeri. Langkah itu menjadi penting karena berkaitan erat dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang kini tengah tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai DHE tidak hanya dapat disimpan di Indonesia melainkan juga dapat dikonversikan ke dalam mata uang rupiah. Kondisi itu bisa memperkuat suplai dan nantinya menjaga volatilitas nilai tukar di dalam negeri.

"Kita akan terus meminimalkan persoalan yang menimbulkan kegelisahan di masyarakat. Aturan-aturan mana lagi yang bisa ditingkatkan sehingga kepercayaan diri mereka muncul tanpa harus merasa terpaksa," kata Ani, sapaan akrabnya, di Kemenkeu, Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

Ia meyakini kebijakan DHE yang tengah dikaji bisa segera terealisasi sejalan dengan negara-negara lain yang mempunyai kebijakan DHE yang lebih ketat dibandingkan dengan di Indonesia. "Saya melihat di negara-negara di sekitar kita, mereka sebetulnya juga melakukan aturan yang cukup ketat terhadap DHE maupun arus modal masuk," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sebelum memberlakukan kebijakan tersebut pihaknya akan mendengar aspirasi dari pengusaha yang mengharapkan adanya insentif dari DHE yang masuk ke dalam negeri. "Ya kita dengar saja yang dimintakan apa dan apa yang sebetulnya bisa dilihat dan kita bandingkan dengan negara lain," tukasnya.

Sebelumya, pemerintah berharap agar eksportir menukarkan DHE dalam bentuk valuta asing ke rupiah. Tujuannya demi menjaga stabilitas pergerakan nilai tukar di dalam negeri. Langkah itu menjadi penting mengingat USD tengah menguat dan perlu ada upaya mengantisipasinya.

Dalam hal ini, Menko Perekonomian Darmin Nasution meminta eksportir yang selama ini menyimpan devisa hasil ekspor di bank asing di luar negeri untuk memindahkan ke bank asing cabang Indonesia. "Bisa kewajiban dari tempat mereka meminjam sehingga harus buka rekening di sana tapi kan bisa dipasangkan di cabang bank tersebut di sini," pungkas Darmin.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA