BI Harapkan Pemerintah Jaga Momentum Inflasi dengan Baik

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 14 Apr 2017 08:59 WIB
inflasi
BI Harapkan Pemerintah Jaga Momentum Inflasi dengan Baik
Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) berharap pemerintah bisa benar-benar menjaga pasokan pangan guna mengantisipasi lonjakan inflasi di komponen pangan bergejolak (volatile food). Sejauh ini volatile food bisa dijaga dengan baik bahkan menyebahkan deflasi pada Maret 2017.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, kondisi inflasi pada tahun ini masih dalam kondisi baik. Hal ini diyakini akan membawa level inflasi kepada level yang ditargetkan yaitu sebesar empat plus minus satu persen.

"Kita mau terus jaga supaya di akhir tahun itu tetap seperti yang direncanakan, empat plus minus satu persen. Kita kan pada pertemuan high level meeting yang lalu mencanangkan inflasi itu ada di bawah untuk volatile food di bawah empat sampai lima persen," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis malam 13 April 2017.

Pada bulan lalu, inflasi dari komponen volatile food tercatat sebesar 2,89 persen. Dengan kondisi tersebut secara keseluruhan indeks harga konsumen (IHK) mencatatkan deflasi sebesar 0,02 persen.

Meski begitu, BI mengingatkan pemerintah untuk menjaga momentum ini dengan menjaga inflasi dari harga yang diatur pemerintah (administered price). Apalagi ada rencana untuk melakukan penyesuaian Bahan Bakar Minyak (BBM), listrik dan elpiji.

"Jadi diskusi ini akan dilanjutkan. Kita akan berbicara dengan Menteri ESDM karena di Menteri ESDM ada rencana untuk menyesuaikan BBM atau elpiji," jelas dia.

Dirinya menambahkan, sejauh ini memang belum ada kenaikan harga sejumlah komoditas yang diatur pemerintah. Baru tarif listrik yang mengalami kenaikan sehingga antisipasi kenaikan administered price benar-benar dijaga.

"Kan pengumuman dari ESDM Januari sampai Juni belum ada penyesuaian BBM sampai elpiji. Kita antisipasi di Semester kedua apakah kondisinya memungkinkan untuk melakukan penyesuaian, tapi dalam diskusi," pungkasnya.


(AHL)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA