OJK Kantongi Nama Nasabah yang Transfer Rp18,9 Triliun ke Singapura

Lis Pratiwi    •    Kamis, 12 Oct 2017 22:27 WIB
pajakperpajakanstandard charteredaeoi
OJK Kantongi Nama Nasabah yang Transfer Rp18,9 Triliun ke Singapura
Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sardjito -- Foto: MTVN/ Lis Pratiwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menyelidiki transfer dana sebesar USD1,4 miliar atau sekitar Rp18,9 triliun dari nasabah asal Indonesia ke Singapura. Nama nasabah yang melakukan transfer lewat Standart Chartered Plt ini juga telah dikantongi OJK.

"Iya dong, semua diawasi OJK, termasuk perbankan sampai pasar modal. Itu kan gampang dilihat (dari data perbankan), gampang soal identitas," kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sardjito kepada Metrotvnews.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2017.

Namun OJK enggan mengumbar nasabah atau tokoh yang terlibat dalam kasus yang turut ditangani Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ini.

"Tanya sama kepala eksekutif perbankan atau ke PPATK. Kalau saya tahu pun saya tidak berwenang, jadi tidak boleh bicara," imbuh Sardjito.

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa terdapat klien dari Indonesia, yang sebagian di antaranya terkait dengan militer, melakukan transfer aset sebesar USD1,4 miliar atau Rp18,9 triliun. Transaksi ini dilakukan dari Guernsey, wilayah Inggris ke Singapura di akhir 2015.

Kasus transfer ini juga bertepatan dengan sebulan sebelum Guernsey mengadopsi peraturan pertukaran data perpajakan global atau Common Reporting Standard (CRS), sebuah kerangka kerja global untuk pertukaran data pajak yang ditetapkan awal 2016.

Sumber-sumber Bloomberg di Guernsey menyebutkan, terdapat perbedaan besar antara pendapatan pihak-pihak tersebut dengan simpanan di rekening. Dikatakan, pendapatan resmi tahunan para nasabah tersebut hanya puluhan ribu dollar AS. Namun dalam rekening simpanannya, mereka memiliki jutaan dollar AS.


(Des)