Sofjan Wanandi: DJP Harus Lebih Baik Layani Masyarakat

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 13 Mar 2018 16:49 WIB
ditjen pajakspt pajak
Sofjan Wanandi: DJP Harus Lebih Baik Layani Masyarakat
Sofjan Wanandi. (FOTO: MI/Adam)

Jakarta: Sofjan Wanandi menjadi salah satu wajib pajak (WP) yang berkontribusi dalam penerimaan pajak sepanjang 2017.

Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang juga ‎Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla itu berharap Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan lebih baik dalam melayani masyarakat umum.

"Itu harapan ke depannya (Ditjen Pajak memberikan pelayanan lebih baik), agar lebih baik saja," tutur Sofjan, ‎saat ditemui di Kanwil DJP WP Besar Sudirman, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Dirinya pun mengapresiasi Ditjen Pajak yang memberi penghargaan kepada 31 WP karena dianggap paling banyak berkontribusi untuk penerimaan pajak setiap tahunnya, khususnya sepanjang 2017.

Menurut Sofjan, adanya penghargaan ini dapat membuat masyarakat turut aktif berkontribusi bagi negara.‎ Sehingga, bisa menjadi patokan baginya agar lebih patuh dalam membayar pajak ke negara.

"Ya kita sebagai wajib pajak mematuhi semua peraturan pajak saja. Dengan adanya penghargaan ini saya jadi lebih semangat lagi untuk melaksanakan kewajiban, begitu juga dengan DJP," jelas dia.

Sebanyak ‎31 WP besar menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp361,84 triliun di tahun lalu dan terdaftar di kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar.

Mereka berasal dari lima WP KPP Wajib Pajak Besar Dua, enam WP dari masing-masing KPP Wajib Pajak Besar Satu dan KPP Wajib Pajak Besar Tiga, dan 14 WP dari KPP Wajib Pajak Besar Empat.

Direktur Utama PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir sebelumnya menyatakan ‎penghargaan dari Ditjen Pajak merupakan tanda keberhasilan reformasi perpajakan. Dia mengakui, dulu merasa takut dengan Ditjen Pajak. Namun sesudah adanya reformasi, pria yang akrab disapa Boy ini sudah tidak takut.

"Saya lihat bahwa transformasi teman di Ditjen Pajak luar biasa. Dirjen Pajak silih berganti dulu saya takut, sekarang saya minta waktu ke Pak Robert untuk meminta gambaran ke depan seperti apa," kata Boy.

Boy berharap agar Ditjen Pajak bisa memberikan 'karpet merah' kembali kepada WP yang patuh pada pajak. Dia juga berpesan, agar lembaga yang dinaungi oleh Robert Pakpahan bisa membimbing dengan benar para pengusaha yang belum taat dengan pajak.

 


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA