Indef Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Melemah di Tahun Politik

Ilham wibowo    •    Rabu, 28 Nov 2018 17:17 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Indef Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Melemah di Tahun Politik
Diskusi paparan proyeksi ekonomi Indonesia 2019 - - Foto: Medcom.id/ Ilham Wibowo

Jakarta: Institut Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional hanya berada di angka 5,0 persen pada 2019. Nilai tersebut lebih rendah dari target proyeksi pemerintah yakni, sebesar 5,3 persen. 

"Faktor landainya pertumbuhan konsumsi rumah tangga swasta masih menjadi tantangan utama dalam mencapai tingkat pertumbuhan sesuai yang ditargetkan,"ujar Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto dalam paparan proyeksi ekonomi Indonesia 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 28 November 2018. 

Nilai pertumbuhan ekonomi di angka 5,0 persen merupakan pertimbangan dari dinamika yang terjadi sepanjang 2018. Melebarnya transaksi berjalan misalnya, menjadi tantangan perekonomian domestik yang memerlukan respon kebijakan secara cepat. Selain itu, gonjang-ganjing ekonomi global juga turut membuat nilai tukar rupiah melemah tajam sepanjang 2018. 

"Kinerja realisasi investasi yang melambat dan pelaksanaan hajatan demokrasi pemilihan presiden menjadi tantangan yang turut melengkapi dinamika ekonomi 2019," ungkapnya. 

Terhambatnya investasi langsung juga diperkirakan bakal merintangi akselerasi ekonomi. Kemudian, pertumbuhan sektor industri pengolahan yang moderat membuat daya saingnya bagi penyerapan tenaga kerja formal melambat. 

"Ditambah lagi dengan persoalan kontribusinya bagi PDB yang secara konsisten menyusut dadi waktu ke waktu membuat sektor industri pengolahan tumbuh tak stagnan," tutur Eko. 

Situasi politik domestik negara-negara penghasil minyak yang memanas juga turut mempengaruhi perekonomian Indonesia. Pasalnya kondisi tersebut membuat harga minyak dunia menjadi mahal dan berdampak negatif bagi negara pengimpor. 

"Bagi Indonesia, situasi ini jelas tidak menguntungkan karena konsumsi minyak mentah yang besar dan terlebih lagi separuhnya dari impor sehingga berpotensi menciptakan riak di pasar uang," tandasnya. 



(Des)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

32 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA