Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018

Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia

   •    Sabtu, 13 Oct 2018 13:04 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesiaIMF-World Bank
Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam Joint Seminar with S&P on Infrastructure and Sustainable Financing and Asia Sovereign Rating Outlook (Foto: am2018bali)

Nusa Dua: Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WBG) 2018 di Bali benar-benar dioptimalkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam menarik investor masuk ke Indonesia. Secara khusus Luhut mengatakan, Indonesia menjadi lahan subur untuk investasi strategis.

Pasalnya, lanjut Luhut, arah pembangunan Indonesia saat ini telah berubah. Sekarang ini pemerintah telah berfokus pada pengembangan infrastruktur konektivitas di mana pemerataan pembangunan menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dulu pembangunan terpusat di Jawa dan Sumatera saja.

"Kini seluruh Indonesia, dari Sabang Sampai Merauke dipercepat pembangunan infrastukturnya," kata Luhut, dalam Joint Seminar with S&P on Infrastructure and Sustainable Financing and Asia Sovereign Rating Outlook, seperti dikutip dari laman am2018bali, di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, untuk menekan biaya logistik sehingga menurunkan harga barang di daerah luar Jawa. Hal paling mudah dilihat adalah pembangunan jalan tol lintas Sumatera sejauh 2.700 km atau pembukaan jalan baru sepanjang 1.920 km di sepanjang perbatasan Kalimantan.

"Bandara Wamena itu dulu terminalnya kecil. Kini telah bertransformasi menjadi bandara berstandar internasional. Begitu juga pelabuhan. Lima pelabuhan besar kita bangun untuk memperkuat akses maritim. Dari mulai Kuala Tanjung, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makasar, dan Bitung," terang Luhut.

Dengan perkembangan itu, Luhut minta investor tidak ragu. "Silakan datang dan bawa investasi ke Indonesia. Kami akan memberikan investasi yang menguntungkan bagi semua. Skemanya melalui blended finance. Ini wadah khusus yang menampung pendanaan dari berbagai sumber. Tujuannya, khusus untuk mendukung pembangunan berkelanjutan," pungkas Luhut.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA