Darmin Akui Singapura Hambat Program Amnesti Pajak

Desi Angriani, Suci Sedya Utami    •    Jumat, 16 Sep 2016 21:25 WIB
tax amnesty
Darmin Akui Singapura Hambat Program Amnesti Pajak
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: MI/Panca Syurkani).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengakui, laporan transaksi mencurigakan dari bank-bank di Singapura sebagai upaya menghambat program amnesti pajak (tax amnesty).

"Kita sudah makin tahu lah, makin ada bukti bahwa memang ada upaya-upaya yang untuk menghambat itu (amnesti pajak)," ujar Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/8/2016).

Darmin menuturkan, laporan kejahatan finansial tersebut baru dilakukan Singapura setelah pemerintah Indonesia gencar membawa pulang dana tersebut (repatriasi). Sementara saat dana masuk, Singapura diam tak bergeming.

"Kenapa waktu masuk dia tidak ribut? Waktu keluar malah ribut. Itu tidak konsisten," geramnya.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini pun memastikan, pemerintah tak gentar menjalankan program amnesti pajak. Dia juga meyakini, para wajib pajak (WP) yang menyimpan dananya di negeri singa tersebut akan membawa pulang hartanya ke Tanah Air.

"Saya tidak percaya bisa menggerus kepercayaan wajib pajak. Saya tidak percaya itu. Mereka pasti lebih nyaman tinggal di Indonesia," katanya.

Sejumlah bank swasta di Singapura melaporkan nasabah asal Indonesia kepada Commercial Affairs Department (CAD), unit kepolisian Singapura, terkait transaksi mencurigakan. Nasabah Indonesia yang dilaporkan tersebut berpartisipasi dalam program amnesti pajak.

Hal ini akan menyebabkan perbankan Singapura kehilangan nasabah kakap asal Indonesia. Di sisi lain, nasabah Indonesia yang belum mengikuti amnesti pajak akan ketakutan dan justru menghindari program itu.

Berdasarkan data hingga 15 September 2016, mayoritas dana repatriasi dan harta yang diungkapkan berasal dari Singapura. Jumlah repatriasi dana itu mencapai Rp14,09 triliun atau 76,14 persen dari total repatriasi dan harta bersih dari total harta deklarasi luar negeri.


(HUS)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA