Target PNPB Nonmigas Naik Rp146,8 Miliar

Desi Angriani    •    Rabu, 12 Jul 2017 17:26 WIB
penerimaan negara bukan pajak
Target PNPB Nonmigas Naik Rp146,8 Miliar
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor nonmigas meningkat sebesar Rp146,8 miliar. Total target penerimaan SDA nonmigas sebesar Rp23,288 triliun meningkat menjadi Rp23,435 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara mengatakan, kenaikan tersebut bersumber dari pertambangan minerba, kehutanan, dan panas bumi. Kenaikan penerimaan pertambangan ini dipicu oleh depresiasi nilai tukar rupiah dan kenaikan harga batu bara acuan.

"Secara keseluruhan karena dipicu oleh kurs dan kenaikan harga batu bara," ujar Suahasil dalam rapat bersama Bnaggar DPR di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 12 Juni 2017.

Dia merinci, untuk sektor kehutanan, target penerimaan naik sebesar Rp12,7 miliar dari Rp3,942,76 triliun menjadi Rp3,955,48 triliun di RAPBNP 2017. Sedangkan tak ada kenaikan dalam target penerimaan di sektor perikanan. Jumlah capaian hingga Juni 2017 relatif kecil Rp175,67 miliar atau sebesar 18,49 persen dari PNBP.

Sementara itu, perubahan dalam penerimaan kehutanan dan panas bumi disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah. Penerimaan panas bumi sebelumnya dalam APBN 2017 sebesar Rp659,57 miliar naik menjadi Rp671,26 miliar di RAPBNP 2017 dengan selisih kenaikan sebesar Rp11,7 miliar.

Lebih lanjut, PBNP lainnya dalam RAPBNP 2017 meningkat sebesar Rp65,3 miliar yang disebabkan oleh tiga faktor. Pertama peningkatan penerimaan dari surplus BLU dan penjualan hasil tambang.

Kedua, penurunan domestik market obligation (DMO) karena adanya pembayaran tagihan kewajiban pemerintah atas DMO fee 2016 yang di carry over ke 2017 dan ketiga, perubahan status satker PNPB Kementerian Perhubungan jadi BLU.

Adapun target pendapatan BLU dalam RAPBN 2017 meningkat sebesar Rp38,54 miliar dari target dalam APBN 2017. Peningkatan pendapatan BLU tersebut terutama berasal dari adanya perubahan satker PNBP menjadi satker BLU, antara lain Kementerian Perhubungan.

"Peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pada BLU juga berperan  menjaga dan meningkatkan pendapatan BLU pada titik optimal," tutur dia.

Pendapatan BLU ditargetkan naik hingga Rp926,3 miliar. Sedangkan penerimaan di Kementerian Perhubungan turun Rp298 miliar dari Rp9.582,90 triliun menjadi Rp9.284,90 triliun di RAPBNP 2017.

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

13 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA