Realisasi Investasi Asing di Batam Lampaui Target

   •    Selasa, 29 Aug 2017 10:08 WIB
investasi di batam
Realisasi Investasi Asing di Batam Lampaui Target
Suasana di kawasan Nagoya sebagai pusat bisnis dan perdagangan di Kota Batam. (FOTO: MTVN/Anwar Sadat)

Metrotvnews.com, Batam: Hingga Agustus 2017, realisasi penanaman modal asing (PMA) di Batam melampaui target indikator kinerja utama Badan Peng-usahaan (BP) Batam. Investasi sektor PMA sampai Agustus menembus USD627 juta dari target tahun ini USD558 juta.

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro mengemukakan lonjakan investasi PMA periode Januari-Agustus 2017 yang di luar ekspektasi itu dipicu kian menguatnya keyakinan investor asing untuk menanamkan modal di Batam.

"Keyakinan investor asing begitu kuat setelah kami merehabilitasi berbagai masalah. Artinya, semua indikator perekonomian di Batam membaik selama 2017. Kami bicara fakta bukan kata-kata," kata Hatanto kepada Media Indonesia, Senin 28 Agustus 2017.

Untuk target serapan tenaga kerja hingga akhir tahun ini diproyeksikan 4.500 orang. Akan tetapi, hingga Agustus 2017, penyerapan sudah mencapai 5.671 orang. Peningkatan serapan tenaga kerja itu didorong meningkatnya jumlah lapangan kerja baru.

Menurut Hatanto, hingga akhir 2017, BP Batam optimistis tenaga kerja yang terserap bisa mencapai 20 ribu orang mengingat besarnya animo investor asing. Lebih jauh, lanjut Hatanto, penerapan izin investasi 3 jam di BP Batam telah dimanfaatkan 13 perusahaan asing dan menyusul 10 perusahaan lain untuk membangun industri pada Agustus ini.

"Ada 10 perusahaan antre. Mereka sudah melengkapi semua persyaratan. Selain PMA, mudah-mudahan investor dalam negeri pun tergerak masuk ke Batam," ujar Hatanto.

Di sisi lain, pengembangan Bandara Hang Nadim akan dilaksanakan awal 2018. Bersamaan dengan itu, uji kelayakan untuk pengembangan pelabuhan bongkar muat Batu Ampar pun sudah rampung dilakukan.

"Kami mengembangkan dua proyek besar. Ini merupakan komitmen kami untuk menjadikan Batam sebagai destinasi investasi yang terintegrasi dan dapat bersaing di dunia internasional," ungkap Hatanto.

Saat disinggung soal upaya mewujudkan Batam sebagai pulau pintar, Kepala BP Batam yang baru menjabat selama satu tahun itu mengakui konsep pulau pintar merupakan impian dalam waktu dekat.

Hatanto menilai Batam sudah lama menerapkan konsep digital. Dia berharap ke depan perusahaan raksasa seperti Google, Facebook, dan Microsoft juga tertarik menanamkan investasi di sektor digital di Batam.

"Kami berharap raksasa teknologi dan informasi seperti mereka masuk ke sini. Sekali lagi ini bukan mimpi. Kami akan mewujudkan hal itu lambat atau cepat," tandas Hatanto. (Media Indonesia)


(AHL)