Jokowi Sebut Trump Bakal Tiru Program Pembangunan RI

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 24 Nov 2016 14:46 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesiadonald trump
Jokowi Sebut Trump Bakal Tiru Program Pembangunan RI
Presiden Joko Widodo (Media Indonesia/Widjajadi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) memunculkan wacana program pembangunan besar-besaran. Bahkan, AS berencana mendorong pembangunan infrastruktur dan amnesti pajak.

"Muncul wacana dia mau melakukan program pengembangan infrastruktur besar-besaran. Kedua meluncurkan program amnesti pajak. Saya kadang berpikir membangun infrastruktur besar-besaran, amnesti pajak, kok sepertinya tiru-tiru kita," kata Jokowi, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Dirinya menambahkan, pengembangan infrastruktur besar-besaran AS bertujuan untuk meningkatkan perekonomian. Sementara program amnesti pajak dilakukan karena diperkirakan perusahaan AS menyimpan sampai USD2,5 triliun dananya di luar negeri.

Baca: Sri Mulyani Soroti Dua Hal di 2017

Meski demikian, Jokowi mengapresiasi rencana Trump untuk meningkatkan perekonomian AS. Pasalnya dengan peningkatan di ekonomi AS maka ada peluang bagi ekonomi Indonesia mengalami perbaikan dengan meningkatkan ekspor ke Negeri Paman Sam tersebut.



Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

"Karena ekspor kita 11 persen dari total ekspor  yang ada. Jangan sampai kita melihat waktu Trump terpilih semua pesimistis. Ini justru kesempatan kita. Kita balik mana kesempatan dan peluang yang bisa kita ambil," jelas dia.

Karena itu, Jokowi meminta kepada para pelaku usaha melihat berbagai peluang yang ada untuk dimanfaatkan. Hal ini dibarengi harapan jika stimulus fiskal yang akan dijalankan Trump mampu mendorong pertumbuhan ekonomi AS serta memperkuat mata uang USD.

Baca: BI Siapkan Sejumlah Aturan Hadapi 2017

"Saya bisa sampaikan bersiap-siap untuk menggarap pasar ekspor AS. Itu saja, bersiap. Entah tekstil, furnitur, komoditasnya, karena jelas bahwa penghasilan konsumen AS naik kalau dolar semakin kuat, barang impor akan terasa semakin murah. Ini yang harus kita garap, manfaatkan," pungkasnya.

 


(ABD)

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

Warga Kulit Hitam Gelar Demo Anti Trump

1 day Ago

Suara sumbang kemenangan Donald Trump dalam Pilpes AS kembali terjadi. Ratusan warga kulit hita…

BERITA LAINNYA