Awal 2018, Pemerintah Bebaskan Tarif Bea Masuk Produk Palestina

Desi Angriani    •    Rabu, 20 Dec 2017 17:14 WIB
palestina
Awal 2018, Pemerintah Bebaskan Tarif Bea Masuk Produk Palestina
Palestina. Dok:AFP.

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (kemendag) membebaskan tarif bea masuk untuk produk yang berasal dari negara Palestina mulai Januari 2018. Pembebasan tarif ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam mendukung kedaulatan Palestina sebagai negara yang merdeka. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan tarif bea masuk barang pada tahap pertama hanya dibebaskan untuk produk berupa kurma dan minyak zaitun. Tahap selanjutnya kemendag bakal menambah kategori produk lainnya.

"Dari sisi ekonomi kita beri zero tarif masuk untuk Palestina yang ingin masuk ke Indonesia untuk tahap pertama kurma dan minyak zaitun," kata Enggar dalam sebuah jumpa pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

Selain membebaskan tarif bea masuk, Kemendag juga berencana mebebaskan tarif bea keluar bagi produk-produk Indonesia yang dibutuhkan Palestina. Dengan pembebasan tarif ini, maka warga Palestina dapat menikmati produk dengan harga yang murah.

"Tahapan berikutnya kita minta produk Palestina apa yang ada untuk diekspor dan apa yang mau diimpor, kita buka zero tarif juga maka mereka akan nikmati barang dengan harga yang murah," tutur dia.

Adapun kebijakan pembebasan tarif bea masuk tersebut diteken dalam nota kesepahaman antara Indonesia dan Palestina dalam pageralaran World Trade Organization (WTO) 2017 di Chile. Kebijakan ini, kata Enggar nantinya diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mulai berlaku awal 2018.

"Dengan MoU ini akan dikeluarkan PMK tentang pembebasan tarif bea masuk dari Palestina berlaku awal 2018. Mereka sangat apresiasi dan terima kasih ke Indonesia," pungkas dia. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menegaskan dukungan Indonesia terhadap  Palestina mulai dari dukungan politik, ekonomi, hingga kebijakan luar negeri. 

“Dalam setiap helaan nafas diplomasi Indonesia, di situ terdapat keberpihakan terhadap Palestina,” ucap Presiden Jokowi di Rumeli Hall Lütfi K?rdar International Convention and Exhibition Center (ICEC), Istanbul, Turki, 13 Desember 2017.





(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA