Capaian Operasi OSS selama 5 Bulan di Kemenko

Theofilus Ifan Sucipto    •    Jumat, 21 Dec 2018 16:23 WIB
kementerian perekonomianperizinan
Capaian Operasi OSS selama 5 Bulan di Kemenko
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono (kedua dari kanan). (FOTO: Medcom.id/Theofilus)

Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekenomian merilis capaian pelayanan perizinan terintergrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) sejak 9 Juli sampai 21 Desember 2018 alias lima bulan beroperasi.

"Sejak 9 Juli 2018 sampai 21 Desember pukul 13.00 WIB, OSS sudah melayani 225.965 pemohon," ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono saat konferensi pers di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018.

Selain itu, lanjutnya, rata-rata OSS menerima 1.300 pemohon dan menerbitkan lebih dari 1.200 Nomor Induk Berusaha (NIB) setiap harinya.

Susiwijono menambahkan, pengguna yang melaporkan masalah atau kendala ke call center OSS menurun. "Yang menelepon call center 1500675 ada penurunan. Juli ada 74 panggilan per hari, sekarang rata-rata 47 panggilan," urainya.

Menurut Susiwijono, penurunan ini terjadi karena Kemenko Perekonomian rutin melakukan evaluasi dan perbaikan sehingga meminimalisir kendala yang dihadapi pengguna.

Adapun mulai 2 Januari 2019 pelayanan OSS akan pindah ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Perekonomian Darmin Nasution yang menegaskan bahwa OSS hanya akan berjalan sementara di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Meski begitu, tidak ada pemindahan sistem atau aplikasi sehingga pengguna tetap bisa mengisi formulir pendaftaran online OSS seperti biasa.

 


(AHL)