Gubernur BI: Kenaikan Cadangan Devisa Menunjukkan Makro Ekonomi RI Makin Baik

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 06 Oct 2017 22:00 WIB
cadangan devisa
Gubernur BI: Kenaikan Cadangan Devisa Menunjukkan Makro Ekonomi RI Makin Baik
Gubernur BI Agus Martowardojo. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo menilai kenaikan cadangan devisa ke posisi USD128,8 miliar menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Indonesia yang makin baik.

Agus mengatakan pemulihan ekonomi yang terus berjalan dibarengi dengan fundamental ekonomi yang terjaga. Hal tersebut bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III yang menunjukkan kondisi perbaikan dari sisi investasi, kinerja ekspor dan lain sebagainya. Sehingga BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini ada di kisaran 5-5,4 persen.

"Memang makro ekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang semakin baik," kata Agus di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat 6 Oktober 2017.

Baca: BI: Cadangan Devisa Merangkak Naik ke USD129,4 Miliar

Selain itu, kata Agus, neraca pembayaran Indonesia juga terjaga yang mana tahun lalu ada di kisaran USD12 miliar. Tak hanya itu, kebijakan tax amnesty juga mempengaruhi neraca pembayaran di tahun ini lebih besar dari perkiraan awal USD6 miliar-USD7 miliar menjadi USD11 miliar.

Kondisi makro yang baik juga mendorong Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan pada September sebesar 25 basis poin. Lebih jauh, mantan Menteri Keuangan itu berharap pemulihan kondisi ekonomi Indonesia terus berlanjut.

Sebagai informasi, posisi cadangan devisa yang meningkat ke level USD128,8 miliar pada akhir September cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.


(AHL)