Target Penerimaan Cukai Masih Sesuai APBN 2019

Eko Nordiansyah    •    Senin, 05 Nov 2018 18:54 WIB
cukairapbn 2019
Target Penerimaan Cukai Masih Sesuai APBN 2019
Illustrasi. MI/Atet Dwi Pramadia.

Jakarta: Pemerintah membatalkan rencana kenaikan cukai rokok di 2019. Namun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan meyakini pembatalan tersebut tidak akan menganggu penerimaan cukai untuk tahun depan.

"Dengan full effort Insyaallah akan (target) tercapai. Masih sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Plt Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC Nugroho Wahyu Widodo kepada Medcom.id di Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Dalam APBN 2019, penerimaan cukai ditargetkan sebesar Rp165,5 triliun, terdiri Cukai Hasil Tembakau (CHT) sebesar Rp158,8 triliun, Minuman Mengandung Ethil Alkohol (MMEA) Rp5,99 triliun, Ethil Alcohol (EA) Rp160 miliar, dan cukai lainnya Rp500 miliar.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Heru Pambudi menyebutkan, pihaknya akan berupaya mencapai target tersebut. DJBC akan mengoptimalkan penerimaan dari semua sektor, tanpa harus bergantung hanya dari kenaikan cukai rokok yang sudah dibatalkan.

"Kan sudah keputusan. Kita akan lakukan optimalisasi dan enforcement kepada yang ilegal," ungkapnya ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan tidak menaikkan pajak cukai rokok pada 2019. Kebijakan itu diputuskan dalam rapat kabinet yang digelar Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 2 November 2018.

"Mendengar seluruh evaluasi dan masukan dari sidang kabinet, maka kami memutuskan bahwa tidak akan ada perubahan atau kenaikan cukai pada 2019. Kita akan menggunakan tingkat cukai yang ada sampai dengan 2018 ini," ujar Presiden Jokowi.

 


(SAW)