Amnesti Pajak Indonesia Tercepat di Dunia

   •    Jumat, 23 Sep 2016 08:48 WIB
tax amnesty
Amnesti Pajak Indonesia Tercepat di Dunia
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

PENCAPAIAN angka tebusan dari kebijakan amnesti pajak yang masuk sudah Rp33 triliun dan lebih dari 90 ribu orang mengikuti program pengampunan pajak. Angka itu sesuai prediksi Direktorat Jenderal Pajak meski masih jauh dari target Rp165 triliun.

"Saya masih optimistis dengan program ini. Kepatuhan dan kesadaran masyarakat membayar pajak saya lihat ada pergerakan yang sangat baik," kata Presiden Joko Widodo saat mengumpulkan para ekonom dan pengusaha di Istana Merdeka, Jakarta kemarin.

Dalam pertemuan yang membahas kondisi ekonomi global dan proyeksi di 2017 itu, Jokowi juga mengutip hasil riset Citibank yang menunjukkan perkembangan tax amnesty di Indonesia terhitung cepat dengan angka deklarasi sudah mencapai Rp1.029 triliun.

"Ini merupakan salah satu kebijakan amnesti pajak tersukses di dunia. Saya baca judulnya saja sudah senang. Ini strategi Indonesia yang menurut mereka sangat baik," ujarnya bangga.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan pesan terpenting yang ia dapat ialah tumbuhnya kepercayaan masyarakat dan pengusaha terhadap amnesti pajak. Menurutnya, hal itu lebih penting.

"Saya tidak bicara angka, tapi yang paling penting ialah trust masyarakat terhadap pemerintah itu kelihatan," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indiarti mengatakan akan mengeluarkan peraturan menteri keuangan (PMK) yang isinya, peserta amnesti pajak periode pertama akan diberi kelonggaran untuk melengkapi administrasi hingga Desember.

"Untuk administrasi bisa diberikan kelonggaran. Tax amnesty masih bisa berjalan sampai April. Jadi, kita akan lihat bagaimana peraturan yang bisa mewadahi secara baik. Tidak hanya sampai September ini," ujar Sri Mulyani.

Saat berada di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menkeu mengatakan program amnesti pajak dilakukan secara transparan dan akan didampingi KPK.

"Hal itu untuk memastikan pengampunan pajak sepenuhnya dikelola dengan baik sehingga dapat memupus kecurigaan atas adanya penyimpangan," tambahnya.

Kalangan ekonom yang hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Raden Pardede, Tony Prasetiantono, Djisman Simanjuntak, Haryo Aswicahyono, Ari Kuncoro, Lukita Dinarsyah Tuwo, Satriawan, Enny Sri Hartati, Iman Sugema, Destry Damayanti, Heriyanto Irawan, Poltak Hotradero, Helmi Amran, A Prasetyantoko, Kiki Boenawan, dan Revrisond Baswir.

Adapun yang mewakili kalangan dunia usaha, ada Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadia, serta ekonom dan anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional Hendri Saparini

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan pihaknya terus menyosialisasikan kebijakan amnesti pajak. Total dana tax amnesty Bank Mandiri mencapai Rp6,6 triliun. Jumlah tersebut terbagi atas 29,015 transaksi tebusan senilai Rp5,948 triliun dan 145 transaksi repatriasi senilai Rp653,638 miliar. (Media Indonesia)


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA