Pesta Demokrasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018

Ilham wibowo    •    Senin, 05 Nov 2018 17:00 WIB
ekonomi indonesiapilpres 2019
Pesta Demokrasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018
Pesta Demokrasi. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Aktivitas pemilihan umum (Pemilu) dinilai turut memengaruhi ekonomi Indonesia periode triwulan III-2018 yang tumbuh sebesar 5,17 persen. Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNRT) menjadi komponen pertumbuhan tertinggi PDB menurut pengeluaran.

"Triwulan III-2018 ada pendaftaran pasangan presiden dan wakil presiden, ada pembekalan Caleg, ada penetapan tim kampanye dan sebagainya. Persiapan Pemilu legislatif dan presiden ini membuat PK-LNPRT tumbuh 8,54 persen," papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Ekspor barang dan jasa juga juga menjadi komponen selanjutnya yang tumbuh sebesar 7,25 persen. Kemudian diikuti komponen Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 6,96 persen.

Berdasarkan sumber penumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2018 (yoy), Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) jadi yang tertinggi sebesar 2,69 persen.

"Kemudian yang diikuti oleh Komponen PMTB sebesar 2,24 persen. Sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia dari komponen lainnya sebesar 0,24 persen," ungkapnya.

Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2018 tidak menunjukkan perubahan berarti. Aktivitas permintaan akhir terhadap barang dan jasa masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh dari PDB Indonesia.

Komponen lainnya yang memiliki peranan besar terhadap PDB secara berturut-turut adalah Komponen PMTB; Impor Barang dan Jasa; Ekspor Barang dan Jasa; dan PK-P. Sementara peranan Komponen PK-LNPRT dan Perubahan Inventori relatif kecil.


(SAW)