BPS Catat Inflasi Januari 0,32%

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 01 Feb 2019 09:54 WIB
inflasibpsekonomi indonesia
BPS Catat Inflasi Januari 0,32%
Kepala BPS Suhariyanto (tengah) (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bergerak stabil di angka 0,32 persen pada Januari 2019. Adapun inflasi terjadi karena naiknya beberapa harga bahan pangan yang tercatat memberi andil 0,18 persen.

"Pada Januari (2019) terjadi inflasi sebesar 0,32 persen. Dengan angka 0,32 persen, tingkat inflasi tahun kalender mencapai 0,32 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat, 1 Februari 2019.

Suhariyanto menyebutkan inflasi bahan pangan di Januari 2019 mencapai sebesar 0,92 persen. Ada beberapa komoditas yang dominan memberi sumbangan inflasi, seperti ikan segar paling tinggi 0,06 persen, harga beras sebesar 0,04 persen, dan  kenaikan sayuran yaitu tomat 0,03 persen, dan bawang merah 0,02 persen.

"Itu yang kelihatan memengaruhi harga pangan," sebut dia.

Selain itu, lanjutnya, inflasi didorong karena tarif tiket pesawat yang meningkat beberapa bulan lalu. BPS mencatat inflasi tiket pesawat mencapai 0,02 persen sepanjang Januari.

Namun, kata Suhariyanto, inflasi tarif tiket pesawat tersebut masih bisa dikompensasi dengan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada awal bulan ini dengan andil deflasi 0,04 persen dan tarif kereta api yang memberi andil deflasi 0,04 persen.

"Untuk tarif angkutan udara di Januari tahun lalu ini mencatat deflasi, tapi tahun ini ada inflasi. Meski memang sebagian maskapai sudah berkomitmen menurunkan tarif tiket pesawat," jelas dia.

Lebih lanjut, Suhariyanto menjelaskan, 73 kota mengalami inflasi dan sembilan kota mengalami deflasi. Adapun kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Tanjung Pandan yaitu sebesar 1,32 persen dan inflasi terendah adalah Pematangsiantar sebesar 0,01 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Tual sebesar -0,87 persen.

"Inflasi tertinggi Tanjung Pandan karena naiknya harga harga ikan daging ayam dan deflasi di Tual karena penurunan harga ikan dan angkutan udara," jelas dia.

Dengan capaian inflasi Januari 2019 ini, Suhariyanto berharap, inflasi akan terus terjaga hingga bulan-bulan berikutnya. "Semoga ini menjadi awal yang bagus untuk bulan-bulan selanjutnya," pungkas dia.

 


(ABD)