Kemenkeu Masih Kaji Penerbitan Panda Bond

   •    Kamis, 09 Aug 2018 09:46 WIB
utang luar negerisurat utangobligasi
Kemenkeu Masih Kaji Penerbitan Panda Bond
Gedung Kementerian Keuangan (Foto: Setkab)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku masih akan mengkaji penerbitan obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN) dalam denominasi renminbi yakni Panda Bond. Sejauh ini, pemerintah belum pernah menerbitkan SBN dalam denominasi renminbi. Kemenkeu baru menerbitkan SBN dalam valuta asing berupa dolar Amerika Serikat (USD), euro, dan yen.

"Sebelum masuk ke pasar baru kami harus mengkaji dulu terhadap kebutuhan kepentingan portofolio, kebutuhan perluasan bisnis investasi, dan terhadap keperluan acuan harga korporasi," kata Direktur Surat Utang Negara Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Loto Srinaita Ginting, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Kendati demikian, Loto menjelaskan, kajian untuk menerbitkan SBN dalam denominasi renminbi telah dilakukan sebelumnya. Hanya saja, kala itu regulasi dan aturannya belum sejelas pasar yang telah terlebih dahulu dimasuki Indonesia.



"Sehingga waktu itu kita anggap kita tunggu dulu karena mereka dalam proses penyempurnaan peraturan. Kalau sudah jelas aturan mainnya, nanti kita bisa masuk," tuturnya.

Loto menambahkan seiring dengan perkembangan yang ada, Panda Bond ternyata dinilai lebih murah dibandingkan dengan Dim Sum Bond yang sebelumnya juga pernah dikaji. Sayangnya, meski lebih murah, belum ada aturan yang jelas mengenai penerbitannya kala itu, terlebih obligasi tersebut masih belum dikenal baik.

"Tapi ada waktu-waktu tertentu di mana Dim Sum Bond yang lebih murah. Waktu juga kami pertimbangkan. Semua pertimbangan kita kaji. Tapi kalau dilihat dari kebutuhan kami, portofolio utang kami sangat kecil dalam renminbi," pungkasnya.

 


(ABD)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA