Menteri Bambang Ajak Pengusaha Turki Investasi di Indonesia

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 02 Aug 2018 13:14 WIB
investasibappenasekonomi indonesia
Menteri Bambang Ajak Pengusaha Turki Investasi di Indonesia
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (tengah) saat mengunjungi Turki (Foto: dokumentasi Bappenas)

Istanbul: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengajak para pelaku usaha di Turki untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Hal ini sejalan dengan langkah Pemerintah Indonesia yang tengah menggencarkan pembangunan infrastruktur guna menjawab berbagai macam persoalan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan ajakan tersebut saat memberikan sambutan kunci dalam acara Forum Promosi Investasi Indonesia-Istanbul bertema 'Investment Opportunities in Indonesia' yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, Turki.

Dalam kesempatan itu, Bambang mengatakan, Pemerintah Indonesia tengah gencar mengembangkan skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) sebagai upaya membangun infrastruktur tanpa harus mengandalkan anggaran pemerintah. Untuk itu, Bambang mengundang para investor Turki untuk berinvestasi di Indonesia.

"Hal bukan tanpa alasan mengingat keberhasilan Turki dalam mengelola investasi melalui skema Public Private Partnership (PPP), di antaranya pembangunan bandar udara terbesar di dunia Istanbul New Airport yang memiliki enam runway dan daya tampung 500 pesawat," kata Bambang, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Agustus 2018.



Selain itu, Bambang mengharapkan, Turki dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Indonesia yang memiliki misi menjadi pusat ekonomi syariah dunia, termasuk didalamnya peran ekonomi syariah dalam pembangunan infrastruktur.

Sedangkan pada hari kedua kunjungan ke Turki, Bambang bersama rombongan mengunjungi Jembatan Yavuz Sultan Selim di Selat Bhosporus, serta berdiskusi dengan Direktur Investasi Infrastruktur IC Holding Murat Sogancioglu sebagai pemegang konsesi dari jembatan tersebut.

Jembatan Yavuz Sultan Selim merupakan hasil kerja sama Pemerintah Turki dengan pihak swasta melalui skema pembiayaan non-anggaran pemerintah. Menurut Bambang Turki merupakan salah satu negara yang berhasil mengimplementasikan skema PPP pada berbagai sektor infrastruktur, antara lain jembatan, jalan tol, hingga bandara.

Melalui kunjungan ke Turki, Menteri Bambang berharap investor Turki dapat menjadi mitra strategis Indonesia dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri baik melalui skema PPP maupun PINA.

 


(ABD)