Satu Dekade Terakhir, Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh Tinggi

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 15 Mar 2017 09:59 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Satu Dekade Terakhir, Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh Tinggi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa selama satu dekade terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dikatakan cukup tinggi dibandingkan dengan negara G20 atau di regional ASEAN yang berada dalam tekanan ekonomi.

Dalam acara Stakeholders Gathering 2017 bertema 'Peran Strategis APBN dalam Menghadapi Permasalahan Bangsa', Ani, sapaan akrabnya mengatakan, hal tersebut yang membuat Indonesia dipandang di dunia internasional.

"Ini menempatkan Indonesia menjadi suatu negara yang diperhitungkan sebagai pasar potensial," kata Ani, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Selasa malam 14 Maret 2017.

Menurutnya Indonesia mampu mengupayakan titik balik pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu yang mencapai 5,02 persen. Hal itu lantaran empat tahun berturut-turut pertumbuhan selalu mengalami pelemahan. Oleh karenanya, ia menganggap, kondisi itu sebagai sebuah momentum.

Dirinya menjelaskan, sumber pertumbuhan Indonesia berasal dari domestik seperti konsumsi rumah tangga dan investasi yang mencapai 90 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Ini menguntungkan apalagi pada saat faktor eksternal ekspor masih lemah, dan biasa pasar dalam negeri juga dipengaruhi ekspor lemah maka impor juga melemah. Konsumsi rumah tangga dan investasi mampu menjadi mesin bagi pertumbuhan kita," kata Ani.

Dilihat dari sisi produksi, terjadi suatu pergeseran dalam komposisi ekonomi Indonesia saat ini yakni sektor jasa dan tersier masih penting. Contohnya saja sektor telekomunikasi, jasa perdagangan, dan pariwisata.

Namun, lanjut Ani, dalam penciptaan lapangan kerja, Indonesia masih bergantung pada sektor primer seperti perikanan, perkebunan, pertanian dan sektor sekunder seperti konstruksi dan manufaktur.

 


(ABD)