Paket Kebijakan Jadi Jalan Indonesia Perbaiki Iklim Investasi

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 24 Nov 2016 13:49 WIB
paket kebijakan ekonomi
Paket Kebijakan Jadi Jalan Indonesia Perbaiki Iklim Investasi
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (ANTARA FOTO/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia telah menerbitkan paket kebijakan ekonomi hingga jilid XIV. Penerbitan paket kebijakan ini sebagai langkah pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi nasional sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI Achmad Baiquni mengatakan, ada tiga langkah yang perlu dilakukan pemerintah guna memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam buku Strategy for The Development yang diterbitkan Bank Dunia.

Pertama yaitu penguatan ekonomi makro termasuk stabilitas ekonomi, keterbukaan, hingga politik sosial. Kedua penyediaan infrastruktur yang memadai. Ketiga, perbaikan tata kelola pemerintahan dan kelembagaan yang baik.

"Apabila ketiga strategi dijalankan dengan baik maka perbaikan iklim investasi akan menjadi kenyataan," kata Baiquni, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Baca: Ini Fokus Utama Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII

Selain itu, perbaikan iklim investasi juga diwujudkan pemerintah dalam nawacita. Sementara untuk mendorong ekonomi sektor riil maka pemerintah mencoba ketiga strageti itu melalui 14 paket kebijakan.

Baca: idEA Apresiasi Paket Kebijakan Ekonomi XIV

"Dengan mendorong daya saing industri, promosi investasi, insentif pajak industi padat karya, infarstruktur listrik, rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan e-commerce telah berhasil meningkatkan iklim usaha di Indonesia," jelas dia.

Di samping itu, pemerintah terus berupaya memperbaiki regulasi dan kebijakan yang telah ada. Tujuannya agar peringkat kemudahan berinvestasi atau Ease of Doing Bussines (EODB) di Indonesia mampu diperbaiki.

Baca: Paket Kebijakan Baru dan Kabar Baik Pelaku E-Commerce

"Kita mengetahui berbagai upaya pemerintah itu telah menunjukkan hasil menggembirakan dari maraknya proyek infrastruktur, dan membaiknya proses perizinan akibat deregulasi kebijakan. Hasilnya positif, meningkatnya EODB Indonesia dari sebelunya 106 di 2016 menjadi 91 di 2017," pungkas dia.

 


(ABD)