Pemerintah Tambah Proyek Prioritas jadi 37

Desi Angriani    •    Jumat, 07 Jul 2017 07:45 WIB
ekonomi indonesiaproyek strategis nasional
Pemerintah Tambah Proyek Prioritas jadi 37
Ilustrasi (FOTO ANTARA/R. Rekotomo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menambah tujuh proyek prioritas dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Total proyek prioritas bertambah menjadi 37 proyek senilai Rp2.490 Triliun.

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan, proyek prioritas yang ditambahkan tersebut meliputi proyek jalan tol, ketenagalistrikan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), minyak dan gas (migas), serta proyek kereta api.

"Dari hasil evaluasi daftar PSN baru tersebut maka proyek prioritas KPPIP bertambah dari 30 menjadi 37 dengan nilai Rp2.490 Triliun," kata Wahyu, dalam sebuah jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Kompleks Taman Ria Senayan, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.

Wahyu menuturkan, penambahan proyek prioritas berdasarkan hasil evaluasi atas progres penyediaan proyek prioritas eksisting. Hasil evaluasi memutuskan 25 proyek dipertahankan dan lima proyek prioritas lainnya berpotensi untuk dikeluarkan.

Kesemuanya itu yakni proyek High Voltage Direct Current (HVDC), PLTU Mulut Tambang Sumatera Selatan 9 dan 10, PLTA Karangkates IV dan V (2x50 Megawatt), PLTA Kesambean (37 Megawatt), PLTA Lodoyo (10 Megawatt).

"Dengan adanya  usulan mengeluarkan 5 proyek prioritas maka perlu diseleksi proyek prioritas pengganti," tutur dia.

Wahyu menambahkan, protek yang diprioritaskan tersebut bersifat top-down, kompleks baik dari sisi pendanaan, keterlibatan swasta, teknologi baru, perizinan dan dukungan penyiapan proyek.

Berikut daftar PSN yang masuk dalam kategori proyek prioritas usulan baru;

1. 15 ruas Jalan Tol Trans Sumatera.
2. Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.
3. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.
4. Perkeretaapian Umum DKI Jakarta.
5. PLTU Mulut Tambang di enam Provinsi.
6. PLTGU di 16 Provinsi.
7. Lapangan Abadi WK Masela.
8. Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru.
9. Indonesian Deepwater Development (IDD).
10. Pengembangan Tangguh Train 3.
11. SPAM Jatiluhur.
12. SPAM Lampung.
13. Energi Asal Sampah delapan Kota Besar.

 


(ABD)