Sri Mulyani: Krisis Qatar dan Utang Tiongkok Pengaruhi Ekonomi RI

Desi Angriani    •    Rabu, 14 Jun 2017 07:47 WIB
ekonomi indonesia
Sri Mulyani: Krisis Qatar dan Utang Tiongkok Pengaruhi Ekonomi RI
Menkeu Sri Mulyani. ANTARA FOTO/Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, krisis diplomatik di Timur Tengah yang terjadi antara Qatar dan negara-negara tetangga akan memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia di 2018. Krisis ini berpengaruh pada harga minyak bumi dan gas.

baca : ADB: Ekonomi Tiongkok Bakal Tumbuh Jadi 6,6%

"Di 2017-2018 diperkirakan akan lebih baik meski ada risiko. Risiko middle east dan Qatar dengan beberapa tetangganya akan memberi sentimen paling tidak dari sisi harga minyak dan gas," katanya dalam paparan di Komisi XI DPR RI, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa 13 Juni 2017.

Dia menambahkan utang luar negeri Tiongkok yang terus meningkat juga dinilai memberikan pengaruh besar pada perekonomian dalam negeri. Sri menuturkan, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, Tiongkok menggunakan utang luar negeri meski berisiko ke sektor keuangan mereka.

"Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi mereka menggunakan utang, ekonomi Tiongkok bertahan mendekati tujuh. Dalam jangka menengah panjang, mendingin menjadi 5-6 persen," tutur dia.




Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menegaskan bahwa kondisi Qatar saat ini tidak akan terlalu mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia.

Agus berpendapat, kondisi Qatar hanya akan berdampak pada sektor migas dan tidak akan merembet sektor yang lain.

"Dampak Qatar ke Indonesia tidak terlalu besar karena perdagangan Indonesia dengan Qatar di luar migas sangat terbatas sekali, kami lihat dampak ke pasar keuangan tidak terlalu besar," ujar Agus.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA