Sri Mulyani Sebut tak Ada Perlakuan Eksklusif bagi Wajib Pajak

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 14 Sep 2017 09:53 WIB
pajakpajak profesi
Sri Mulyani Sebut tak Ada Perlakuan Eksklusif bagi Wajib Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan pihaknya dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak tidak bekerja secara memihak untuk menyenangkan salah satu pihak saja.

Ani mengatakan otoritas pajak tak membeda-bedakan perlakuan pelayanan pada wajib pajak tertentu, atau semuanya sama di mata pajak, termasuk saat merespons keluhan pajak yang datang dari berbagai pihak.

Dirinya menjamin, jajarannya bekerja dan memberikan pelayanan serta menampung masukan-masukan yang datang, tak hanya untuk kasus Tere Liye yang populer di masyarakat dan muncul dalam beberapa hari terakhir karena menganggap tak mendapat perlakuan pajak yang adil.

"Tere Liye kebetulan bisa menarik banyak sekali perhatian masyarakat, tapi kita ingin memperlakukan wajib pajak sama," kata Ani di kantor pusat DJP, Jakarta Selatan, Rabu malam 13 September 2017.

Ani bilang, pihaknya akan terus menghormati hak wajib pajak dan mendengaran berbagai macam respons masyarakat sehingga otoritas memiliki pengetahuan bukan saja hanya bekerja mengumpulkan penerimaan, tapi juga pandangan yang seimbang untuk berpihak pada kegiatan ekonomi.

Oleh karenanya, DJP terus membuka whistle blower system dan sarana bagi masyarakat untuk bisa menyampaikan buah pikiran yang menjadi masukan bagi DJP.

"Untuk complaint mengenai pajak ada kring pajak, pelayanan petugas pajak kita yang terbaik, kalau masyarakat menyampaikan complaint ada masalah tidak mendapat follow up, maka kami ingin tahu siapa mereka," tegas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

 


(AHL)