Di Hadapan Sri Mulyani, Dee Ilustrasikan Penulis bak Petani

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 14 Sep 2017 08:14 WIB
pajak profesi
Di Hadapan Sri Mulyani, Dee Ilustrasikan Penulis bak Petani
Penulis Dewi Lestari. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penulis ternama buku-buku bergenre fiksi, Dewi Lestari atau yang tenar dengan sapaan Dee mengibaratkan profesi penulis layaknya petani yang memerlukan waktu lama dari saat mulai menanam hingga panen.

Di hadapan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Dee menjelaskan profesi tersebut sesungguhnya tidak lah sama dengan pelaku seni lainnya seperti musisi atau aktris. Hal ini berkaitan dengan penetapan norma penghitungan penghasilan netto (NPPN) sebesar 50 persen.

"Kalau saya pribadi melihat perlakuan pajak yang dilakukan penulis saya merasa NPPN kami bersama para seniman, saya ingin tahu pemikiran itu dari mana, karena mungkin kita sama-sama mengolah rasa jadi sama dengan seniman NPPN kami 50 persen," kata Dee di kantor pusat DJP, Jakarta Selatan, Rabu malam 13 September 2017.

Padahal, kata Dee, pola pendapatan dan produksi penulis dan pelaku seni lainnya jauh berbeda. Seorang musisi bisa saja dapat penghasilan setiap kali naik ke panggung, atau bahkan pencipta lagu bisa menciptakan 50 lagu dalam satu tahun. Sementara penulis buku, lebih cocok diilustrasikan seperti petani.

"Saya lebih merasa penulis lebih mirip petani. Petani panen cabai itu delapan bulan menunggu hasil. Penulis itu saya menulis draf pertama hari ini, tapi saya baru dapat hasilnya 18 bulan kemudian. Lalu pembayaran royalti dua kali setahun jadi  poduksi panjang dibayarnya jarang-jarang," ujar dia.

Dee mengungkapkan, dalam pemeliharaan profesi, untuk bisa menulis buku selanjutnya, maka seorang penulis harus memikirkan bagaimana menafkahi 18 bulan ke depannya, untuk mencari inspirasi dan segala macam hal untuk menuangkan karya.

Oleh karenanya dirinya meminta agar besaran norma 50 persen dapat diperbesar, dengan begitu akan dirasa lebih adil. "Kalau saya pribadi NPPN ditinjau ulang," jelas Dee.

 


(AHL)