Menko Darmin: Bicara Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Kita Bagus

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 12 Jul 2017 19:38 WIB
ekonomi indonesia
Menko Darmin: Bicara Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Kita Bagus
Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) Foto Antara/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui perkembangan ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan pengurangan ketimpangan ekonomi dalam sepuluh tahun terakhir ini membaik. Bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia diakui negara lain.

"Kalau bicara di dunia internasional, pertumbuhan ekonomi kita bagus," ujar Darmin dalam Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 12 Juli 2017.

Meski kondisi yang demikian, pemerintah akan terus menambah kebijakan-kebijakan yang sudah ada. Diungkapkan pemerintah saat ini mulai melakukan pembangunan atau memperbaiki kesejahteraan rakyat dengan menghapus subsidi dan mengalihkan subsidi  untuk pembangunan infrastruktur, sosial, dan pendidikan.

Untuk meningkatkan kesejahteraan tersebut maka diperlukan adanya pemihakan. Darmin menjelaskan pemihakan yang dilakukan adalah pemerintah akan melakukan reforma agraria.

"Reforma agraria yang akan dilakukan adalah resdistribusi, akses, dan sertifikasi lahan," ungkap mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

Langkah ini perlu dilakukan. Sebab sebanyak 56 persen petani hanya menguasai 0,5 hektare (ha). Diakuinya tidak mudah melakukan reforma agraria sebab ini sudah terlambat 70 tahun.

"Meski demikian harus kita selesaikan," ucap Darmin.

Selain itu, lanjut Darmin, pemerintah akan meningkatkan sumber daya manusia. Diakuinya pendidikan sudah dikembangkan dengan anggaran sampai 20 persen.

Namun dunia pendidikan saat ini masih tidak nyambung dengan dunia usaha.
"Sehingga pemerintah merumuskan pendidikan dan pelatihan. Masalahnya disini kekurangan guru," imbuhnya.

Selanjutnya, pemerintah akan mengembangkan kesempatan berusaha dan bekerja, khususnya pada retail. Aturan yang akan dipersiapkan adalah mengenai berapa persen kepemilikan mini market dari pemilik aslinya.

"Supaya kesempatan orang berusaha terbuka," pungkasnya.


(SAW)