Banggar DPR Setujui Asumsi Dasar Makro Sektor Energi

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 19 Sep 2016 14:08 WIB
berita dpr
Banggar DPR Setujui Asumsi Dasar Makro Sektor Energi
Said Abdullah (Foto:Antara/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Anggaran (Banggar) DPR menyetujui tiga asumsi dasar makro sektor energi dalam RAPBN 2017, hasil kesepakatan antara Komisi VII DPR dengan Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) dengan catatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Banggar DPR yang memimpin rapat, Said Abdullah, saat membuka rapat bersama pemerintah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

"Banggar bisa menerima keputusan ini. Keputusan yang sudah diambil oleh Komisi VII DPR bersama Kementerian ESDM. Kebetulan sinerginya sama antara Banggar dengan Komisi VII," ujar Said.

Banggar memberikan catatan kepada pemerintah, khususnya SKK Migas agar lebih optimistis lagi dalam mencapai target. Selain itu, Banggar juga mendorong agar bisa menambah lebih banyak lifting minyak mengingat teknologi sudah maju.

Sebelumnya, Komisi VII DPR bersama Kementerian ESDM menyepakati untuk asumsi harga minyak Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) di posisi USD45 per barel. Kemudian asumsi lifting minyak ditetapkan sebesar 815 ribu barel oil per day (BOPD). Lalu asumsi lifting gas 1.150 juta barel oil ekuivalen per day (BOEPD).

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan akan mengupayakan untuk mencapai lifting minyak. Meskipun diakuinya tidak mudah mencapainya.

"Sekadar sharing saja, memang harga minyak saya kira sudah oke enggak ada masalah. Lifitng migas kita upayakan meskipun tidak mudah juga mencapai hal ini. Tapi sudah diputuskan," kata Luhut.


(ROS)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA