BI Diperkirakan Pertahankan Kebijakan Akomodatif

Angga Bratadharma    •    Jumat, 10 Nov 2017 12:49 WIB
bank indonesiaekonomi indonesia
BI Diperkirakan Pertahankan Kebijakan Akomodatif
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta: Economist Group Research DBS Bank Gundy Cahyadi memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan stabil di level 4,25 persen. Bahkan, bank sentral diprediksi cenderung mempertahankan kebijakan akomodatifnya untuk saat ini.

"Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tetap sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan sebesar 5,1 persen di triwulan ketiga di tahun ini, sementara inflasi IHK cenderung tetap berada dalam target ke depan," ungkap Gundy, seperti dikutip dari risetnya, Jumat 10 November 2017.

Tapi hati-hati dibenarkan, lanjutnya, karena gerak nilai tukar rupiah mulai mengalami pelemahan kembali dalam beberapa bulan terakhir. Sementara itu, memperkirakan pertumbuhan ekspor dan impor akan tetap kuat di level 15,5 persen (YoY) dan 15,9 persen pada Oktober.

"Sehingga terjadi surplus perdagangan sebesar USD1,4 miliar," ungkap Gundy.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2017 mencapai 5,06 persen. Adapun capaian ini cukup menggembirakan mengingat lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal I dan II di tahun ini yang hanya tumbuh 5,01 persen.

"Ekonomi Indonesia pada triwulan III tumbuh 5,06 persen. Tentu saja ini menggembirakan karena lebih tinggi dari triwulan I dan II. Kenaikan ini cukup signifikan," kata Kepala BPS Suhariyanto.

Jika dibandingkan dengan capaian pertumbuhan ekonomi sejak 2015 maka capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2017 juga lebih tinggi. Adapun pada kuartal III-2016, pertumbuhan ekonomi tercatat hanya sebesar 5,01 persen, dan kuartal III-2015 tumbuh 4,77 persen.

 


(ABD)